8 Pegawai Positif Covid-19, Imigrasi Solo Gelar Tes Swab Antigen Massal

Senin, 3 Mei 2021 12:52 Reporter : Arie Sunaryo
8 Pegawai Positif Covid-19, Imigrasi Solo Gelar Tes Swab Antigen Massal Rapid test antigen. ©2021 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Seluruh pegawai di Kantor Imigrasi Klas I TPI Surakarta (Imigrasi Solo) menjalani rapid test antigen massal. Langkah itu dilakukan setelah 8 karyawan bagian pelayanan dinyatakan positif Covid-19.

"Hari ini kita melakukan swab mandiri, untuk mengindikasi secepat mungkin, untuk melakukan isolasi mandiri apabila ada yang terindikasi Covid-19," ujar Kepala Imigrasi Klas I TPI Surakarta Dwi Anandita Hari Wibowo, saat ditemui wartawan di kantornya, Senin (3/5).

Dia mengatakan, tes swab antigen merupakan bentuk perlindungan kepada pegawai dan pemohon dokumen keimigrasian di Kantor Imigrasi Solo.

Tes dilakukan sejak Sabtu (1/5), dengan total peserta 30 orang. Sisanya menjalani proses itu pada hari ini.

"Pada hari pertama saya langsung berkoordinasi sama Dinkes Karanganyar. Di mana kata Plt Dinkes, tidak perlu dilakukan lockdown, tapi harus ada penanganan secepat mungkin," katanya.

Dwi menyampaikan, berdasarkan hasil tracing, 8 pegawai tersebut terpapar dari keluarga. Mereka juga tanpa gejala atau OTG dan saat ini sedang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

"Yang terindikasi total 8 orang. Mereka OTG semua dan isolasi mandiri di rumah," katanya.

Dengan kejadian itu, lanjut dia, pihak Imigrasi Solo melakukan kebijakan WFH dan WFO. Pelayanan di tetap berjalan dengan protokol kesehatan (prokes) yang lebih ketat.

"Sejak pandemi prokes terus kita terapkan di sini, seperti mengecek suhu kepada setiap pegawai maupun pemohon yang datang. Kita juga wajibkan memakai masker di lingkungan kantor, mencuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak pada kursi tunggu pemohon, hingga ada pembatas tiap meja bagian pelayanan," tandasnya.

Para pegawai juga sudah rutin diberi multivitamin untuk meningkatkan imum. Pembagian masker juga terus dilakukan untuk mencegah adanya penyebaran Covid-19.

"Kita juga melakukan penyemprotan desinfektan setelah pelayanan tutup," pungkasnya. [yan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini