7 Pemerkosa YY dipastikan tidak dapat remisi Hari Raya Idul Fitri

Kamis, 19 Mei 2016 17:42 Reporter : Dede Rosyadi
7 Pemerkosa YY dipastikan tidak dapat remisi Hari Raya Idul Fitri Ilustrasi Penjara. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Tujuh terpidana kasus pemerkosaan dan pembunuh YY tidak mendapatkan pengurangan hukuman (remisi) pada saat Hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah.

Kepala Lapas Klas IIA Bentiring, Kota Bengkulu, FA Widyo mengatakan remisi diberikan kepada narapidana telah menjalani hukuman minimal enam bulan penjara.

"Remisi tetap sama, yakni remisi dasar selama satu bulan, mereka akan dapatkan kalau sudah lewat enam bulan," ujar Widyo, Kamis (19/5).

Kemungkinan tujuh terpidana pemerkosa YY akan mendapatkan remisi pada perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia pada 17 Agustus 2016.

"Narapidana yang telah menjalani satu tahun kurungan dapat remisi dua bulan, untuk tahun-tahun. Selanjutnya mendapatkan tiga bulan, empat bulan, lima bulan, lima bulan lagi dan enam bulan," paparnya.

Sebelumnya, terpidana pemerkosa dan pembunuhan YY berinisial, AL, SL, FS, EK, SU, DE dan DH itu dieksekusi ke Lapas Klas IIA Bentiring Kota Bengkulu sekira pukul 14.35 WIB (19/5). Mereka dipindahkan dari Lembaga Permasyarakatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong.

Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Rejang Lebong, Eko Hening Wardono, mengatakan pemindahan terpidana sesuai dengan amar putusan hakim, yakni mereka harus menjalani hukuman di Lembaga Permasyarakatan Bentiring Kota Bengkulu.

Majelis hakim mengadili pemerkosa dan pembunuh siswi SMP Kecamatan Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu itu dengan vonis 10 tahun penjara.

Selain hukuman 10 tahun penjara, mereka juga dikenakan pelatihan kerja selama enam bulan, sebab para terpidana merupakan anak di bawah umur.

[cob]

Topik berita Terkait:
  1. Kasus Pemerkosaan Yuyun
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini