7 Bom peninggalan Jepang ditemukan di Bengawan Solo

    Reporter : Parwito | Jumat, 29 Juni 2012 16:49
    7 Bom peninggalan Jepang ditemukan di Bengawan Solo
    Jembatan Bengawan Solo. ©2012 Merdeka.com

    Merdeka.com - Warga Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jateng digegerkan dengan penemuan tujuh bom mortir peninggalan Jepang di bawah jembatan sungai Bengawan Solo. Bom yang diduga sudah tidak aktif itu ditemukan empat orang pemancing ikan.

    Keempat orang yang merupakan warga sekitar dan sering memancing di jembatan Bengawan Solo itu adalah, Abdul Goni (30), Abdul Qohar (35), Arif (24) dan Muhammad (27) yang merupakan warga warga Cepu Kidul, Blora.

    "Saat memancing ikan, kail pancing kami tersangkut benda. Kami kemudian menyelam ke dalam air dan kami dapati besi silinder. Hingga akhirnya Jumat pagi kami baru ketahui bahwa ternyata besi bulat panjang itu bom," ungkap Muhammad.

    Awalnya hanya sebuah mortir yang ditemukan. Namun, keempat orang berinisiatif menyelam air di bawah jembatan. Satu persatu besi-besi silinder mereka temukan. Keempat itupun mengangkat besi-besi tersebut ke daratan.

    Hingga Jumat siang tadi sekitar pukul 15.00 WIB mereka berhasil mengangkat tujuh bom. Kemungkinan masih ada satu lagi besi silinder yang masih berada di dasar sungai terpanjang di Jawa Tengah itu.

    Bom mortir masih teronggok di pinggir sungai. Setiap bom berdiameter sekitar 35 centimeter dengan panjang 75 centimeter. Beratnya diperkirakan 60 kilogram. Kondisi besi telah berkarat.

    "Yang masih ada di dasar sungai panjangnya sekitar 2 meter," tegas Goni.

    Ratusan warga sekitar sampai saat berita ini diturunkan masih memadati lokasi penemuan bom di sekitar jembatan yang merupakan wilayah perbatasan Jateng-Jatim itu. Sejumlah polisi terlihat berjaga-jaga di lokasi. Namun proses evakuasi juga belum dilakukan.

    "Evakuasi menunggu petugas Brimob Pati," ujar seorang polisi.

    [hhw]

    Rekomendasi Pilihan


    Komentar Anda



    BE SMART, READ MORE