6 Tersangka ngaku bayar Rp 20 ribu usai perkosa siswi SD

Rabu, 1 Juni 2016 13:11 Reporter : Parwito
6 Tersangka ngaku bayar Rp 20 ribu usai perkosa siswi SD 6 Tersangka pemerkosa bocah SD. ©2016 merdeka.com/parwito

Merdeka.com - Ketua Komisi Nasional Perlindungan anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait bertemu dengan enam tersangka kasus pemerkosaan terhadap PL (12) siswi SD di Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Ke enam tersangka itu adalah; IQ (16), AF (16), RI (18) ketiganya warga Pelamongan Sari lalu WA (36), UP (18), dan LA (19). Kemudian dua orang berinisial NM dan ZA masih dalam upaya pengejaran polisi alias masuk dalam Daftar Pencarian Orang alias DPO.

Dalam pertemuan di depan ruang kerja Kapolrestabes Semarang, Arist menanyai beberapa orang dari tersangka. Pelaku mengaku jika mereka membayar uang antara Rp 20 ribu sampai Rp 40 ribu setiap kali menyetubuhi korban PL.

Uang sebesar antara Rp 20 ribu sampai Rp 40 ribu itu diberikan kepada tersangka NM yang menawari keenam tersangka.

"Saya ndak tahu kalau dia orang SD. Saya ndak tahu kalau itu anak kecil. Perempuannya marah-marah. Saya lakukan. Terus saya kasih uang. Saya tinggal pergi," ungkap salah seorang tersangka menjawab pertanyaan Arist Merdeka, Rabu (1/6).

Arist pun balik bertanya kepada enam tersangka; "Menurut kalian itu salah nggak?"

"Salah pak," ungkap enam tersangka bersamaan.

IQ salah satu tersangka yang masih berumur 16 tahun saat dikonfirmasi merdeka.com mengaku jika dirinya bersama teman-temannya yang lain sudah menyetubuhi korban PL di persawahan sekitar Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang sebanyak dua sampai empat kali.

"Kalau saya dua kali. Teman lainnya ada yang tiga sampai empat kali. Kemudian uangnya Rp 20 ribu sampai Rp 40 ribu saya berikan ke Niam (NM) sekarang buron," pungkas IQ.

Selain disetubuhi di gubuk sekitar persawahan di Penggaron, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang enam tersangka itu dan dua tersangka lainnya yang masih buron NM dan ZA juga menyetubuhi di rumah NM di Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang, Jawa Tengah. [hhw]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini