5 Tahun menang Adipura, Wali Kota Semarang gendong tukang sapu jalan

Senin, 25 Juli 2016 12:58 Reporter : Parwito
5 Tahun menang Adipura, Wali Kota Semarang gendong tukang sapu jalan Semarang terima Piala Adipura. ©2016 merdeka.com/parwito

Merdeka.com - Berhasil memboyong dan meraih Piala Adipura dari presiden selama lima tahun berturut-turut, Walikota semarang Hendrar Prihadi joget bersama dengan ratusan tukang sapu jalanan, di Halaman Balaikota Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, di Jalan Pemuda, Kota Semarang, Jawa Tengah Senin (25/7).

Tak hanya bergoyang bersama pasukan oranye yang menyempatkan diri menyapu jalanan sebelum kumpul di balaikota, saking gembiranya ditemani Wakil Wali Kota Hevearita Gunaryanti Rahayu, Mas Hendi panggilan akrab Walikota Semarang dengan sigap menggendong Mulyadi, salah satu tukang sapu yang berkesempatan mengangkat tangkat penghargaan atas kepedulian pemerintah di bidang kebersihan itu.

Mulyadi, salah seorang tukang sapu yang telah digendong Hendi dan mengarak Piala Adipura itu merasa sangat senang dan bangga dengan apa yang dilakukan Hendi.

Aksi gendong tukang sapu ini dilakukan Hendi karena dirinya telah bernazar jika berhasil meraih kembali Piala Adipura, maka akan menyenangkan perasaan para tukang sapu yang telah berjuang menjaga kebersihan Kota Semarang ini.

"Saya senang karena Kota Semarang kembali berhasil meraih piala Adipura. Kita-kita (para penyapu jalan) tidak dilupakan oleh Mas Hendi," ungkapnya.

semarang terima piala adipura

Semarang terima Piala Adipura ©2016 merdeka.com/parwito

Ditemui disela pesta tersebut, Walikota Semarang Hendi mengungkapkan kebersamaan dan kerja keras yang dilakukan para tukang sapu berhasil membawa kembali Adipura ke Kota Semarang.

"Adipura, menjadi bukti kepedulian warga dan pekerja dalam menjaga kebersihan lingkungan maupun tempat tinggal," ungkap Hendi kepada awak media disela-sela kegiatan Senin (25/7).

Hendi mengungkapkan, untuk mendukung pencapaian ‎tingkatan adipura tertinggi ditahun 2017, Hendi sapaan sehari hari Wali kota itu mengajak warga untuk berkebun dan bertanam.

"Tidak harus dilakukan di lahan yang luas. Namun, tanaman yang juga bisa memberi sumbangan berupa oksigen itu juga bisa ditanam di teras, halaman maupun sisa tanah sekecil apapun bisa menambah keindahan lingkungan. Dengan hijaunya lingkungan, maka akan menambah kenyamanan dalam hidup," tambahnya.

semarang terima piala adipura

Semarang terima Piala Adipura ©2016 merdeka.com/parwito

Selain di lingkungan tempat tinggal, Hendi mengungkapkan kepedulian juga diperlukan kelompok masyarakat yang lain. Seperti ketika sedang santai atau berkumpul di taman puntung rokok dan sampah bisa dikumpulkan untuk dibuang ke tempatnya.

"Jika di Surabaya, tengah malampun ada petugas yang menyapu. Tapi di Semarang kan belum ada petugas penyapu pada malam hari maka perlu kepedulian kelompok masyarakat dan komunitas," pungkasnya. [bal]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Piala Adipura
  3. Semarang
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini