5 Pendaki Gunung Butak tersesat ke arah air terjun Coban Rondo Malang

Jumat, 9 November 2018 08:31 Reporter : Darmadi Sasongko
5 Pendaki Gunung Butak tersesat ke arah air terjun Coban Rondo Malang Ilustrasi Pendaki Gunung. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Lima pendaki asal Surabaya tersesat saat mendaki Gunung Butak melalui jalur Gunung Panderman Kota Batu. Rombongan mengaku salah jalur dan tersesat menuju arah Coban Rondo, Kabupaten Malang.

"Mereka tersesat ke arah Coban Rondo. Sampai bertemu dengan warga sekitar dan diarahkan kembali ke jalur yang sudah lama tidak digunakan," kata Ahmad Khoirur Rokhim, Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kota Batu, Jumat (09/11).

Para pendaki kemudian kembali ke jalur pendakian Gunung Butak dan bertemu pendaki asal Bojonegoro. Akhirnya bisa sampai puncak Gunung Butak dan turun ke Pos Pendakian Gunung Panderman dalam kondisi sehat, Kamis (08/11) petang.

Kata Rokhim, awalnya pendaki atas nama Danang Wasis Mahhendra dilaporkan oleh keluarganya hilang kontak saat menaiki Gunung Panderman Batu.

Danang berangkat dari rumahnya Minggu (4/11) sekitar pukul 10.30 WIB. Ia pamit kepada keluarga, namun tidak memberi informasi detail tentang rencana pendakiannya. Korban yang belum pernah mendaki Gunung Butak menyampaikan pada ibunya kalau hendak berangkat bersama teman kampus yang juga belum pernah mendaki Gunung Butak.

Berdasarkan catatan perizinan, Danang diketahui bersama teman-temannya mendaki pada Senin (05/11) pukul 11.30 WIB dan berencana pulang Selasa (06/11).

Namun kakak Danang sejak Senin sore tidak berhasil menghubunginya, termasuk Rabu (07/11) pukul 05.00 WIB, namun tidak mendapat respons.

Tetapi pukul 05.23 WIB, Danang memberi kabar pada kakaknya, kalau tersesat dan diminta tidak memberi tahu ibunya. Namun saat kembali dihubungi, kembali tidak merespons. Sekitar pukul 07.00 WIB, kakak Danang menghubungi Kantor SAR Surabaya yang selanjutnya berkoordinasi dengan BPBD Kota Batu.

Setelah koordinasi dan pendalaman informasi, tim yang terdiri dari BPBD, Perhutani, PMI Kota Batu dan Potensi SAR melakukan pencarian dan pertolongan.

"Tim pencarian dan penyelamatan di tengah perjalanan bertemu dengan dua orang pendaki asal Bojonegoro yang sedang turun, dan memberitahukan kalau bertemu rombongan berjumlah lima orang yang tersesat," katanya.

Antara rombongan yang tersesat dan dua pendaki yang sedang turun tersebut bertemu di POS 4 Pendakian. Mereka menitipkan pesan ke pos perizinan, bahwa akan melanjutkan ke pos Gunung Butak.

"Rombongan tersebut meminta tolong agar disampaikan pada petugas pos perizinan bahwa mereka melanjutkan perjalanan sampai puncak Gunung Butak," katanya.

Tim meminta keterangan dua orang pendaki tersebut di pos perizinan pendakian guna mendapatkan kepastian rombongan tersebut, terutama atas nama Danang. Saat ditunjukkan sebuah foto, keduanya membenarkan bahwa Danang dalam rombongan yang tersesat tersebut.

"Dua pendaki tersebut mengiyakan bahwa survivor memang salah satu dari rombongan yang tersesat setelah melihat fotonya," katanya.

BPBD Batu segera menginformasikan kepada keluarga dan Basarnas Surabaya bahwa survivor melanjutkan perjalanan sampai puncak Gunung Butak dengan rencana turun Kamis (08/11) petang. Kelimanya pun sudah pulang ke Surabaya. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini