KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

5 Pejuang yang menolak dimakamkan di Taman Makam Pahlawan

Sabtu, 10 November 2012 15:37 Penulis : Titis Widyatmoko
sarwo edhie. purworejokab.go.id
3. Sarwo Edhie Wibowo

Merdeka.com - Sarwo Edhie Wibowo lahir di Purworejo, 25 Juli 1925. Sarwo Edhie adalah seorang tokoh militer Indonesia serta ayah dari Kristiani Herrawati, ibu negara RI dan juga ayah dari KSAD Pramono Edhie Wibowo.

Perannya sangat besar sewaktu penumpasan Pemberontakan G30S PKI dalam posisinya sebagai panglima RPKAD (atau Kopassus saat ini). Sarwo Edhie meninggal di Jakarta 9 November 1989 dan dimakamkan di tempat kelahirannya Ngupasan, Pangenjurutengah, Purworejo, Jawa Tengah. Saat meninggal, Presiden RI ketika itu Soeharto mengusulkan agar Sarwo Edhie dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibara. Tetapi pihak keluarga menolak dengan santun. "Papi pernah berpesan agar dia dimakamkan di pemakaman leluhurnya di Purworejo jika wafat. Bagi kami pesan itu harus dipatuhi. Pak Harto setuju," tulis Ibu Ani Yudhoyono dalam bukunya Ani Yudhoyono Kepak Sayap Putri Prajurit.

Pemakaman Sarwo Edhie dilangsungkan bertepatan dengan Hari Pahlawan, 10 November 1989. Panglima TNI ketika itu Try Sutrisno melepas jenazah dari Cijantung. Pemerintah meminjamkan pesawat Hercules yang membawa jenazah hingga Yogyakarta diteruskan perjalanan darat menuju Purworejo.

Topik berita Terkait:
  1. Hari Pahlawan
  2. Top List

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.