4 Penyebab nyamuk di Indonesia makin banyak dan ganas

Jumat, 24 Agustus 2018 06:15 Reporter : Syifa Hanifah
4 Penyebab nyamuk di Indonesia makin banyak dan ganas Nyamuk Aedes Aegypti. ©REUTERS/Paulo Whitaker

Merdeka.com - Dalam beberapa waktu ini populasi nyamuk sangat banyak. Kehadiran serangga penghisap darah ini tak pernah berhenti mengganggu manusia. Gigitanya akan membuat kita merasa gatal-gatal. Beberapa nyamuk dapat menularkan penyakit berbahaya kepada manusia seperti malaria dan demam berdarah.

Banyak faktor yang membuat nyamuk berkembang biak dengan cepat, ini beberapa penyebab nyamuk semakin banyak yang dikutip dari berbagai sumber:

1 dari 4 halaman

Faktor cuaca

Nyamuk Aedes Aegypti. ©REUTERS/Paulo Whitaker

Penyebab nyamuk semakin banyak disebabkan karena perubahan iklim global. Suhu global yang meningkat menyebabkan nyamuk semakin suka kawin, bertelur terus sehingga meningkatkan penyakit yang ditularkannya.

Terlebih nyamuk semakin pintar beradaptasi dengan perubahan lingkungan, karena nyamuk adalah hewan kecil yang paling cepat beradaptasi dengan lingkungan.

2 dari 4 halaman

Tumpukan barang yang terlalu banyak

Nyamuk Aedes Aegypti. ©REUTERS/Paulo Whitaker

Nyamuk sangat suka tinggal di tempat yang lembab, gelap dan lingkungan kotor. Dapat dipastikan jika di rumah banyak gantungan baju dan barang-barang yang disimpan secara sembarangn. Kemudian tempat tersebut posisinya tertutup, kurang pencahayaan dan kotor itu akan menjadi tempat ternyaman nyamuk untuk tinggal dan berkembang biak.

Solusinya usahakan tidak ada tumpukan barang di rumah atau lingkungan sekitar. Rajin-rajin membersihkan rumah dan lingkungan tempat tinggal agar tidak ada tempat untuk nyamuk berkembang biak.

3 dari 4 halaman

Tanaman-tanaman liar

ilustrasi tanaman. www.flickriver.com

Selain di sela-sela tumpukan barang, nyamuk juga suka bersembunyi di daun-daun tanaman, terutama yang berbentuk lebar tipis maupun memanjang, serta di lubang-lubang pohon. Ini adalah salah satu naluri bertahan hidup serangga tersebut dari hewan-hewan pemangsa.

Jadi harus dipastikan lingkungan tempat tinggal bebas dari tanaman-taman liar untuk mengurangi tempat berkembang biaknya nyamuk.

4 dari 4 halaman

Banyak air yang menggenang

Nyamuk Aedes Aegypti. ©REUTERS/Paulo Whitaker

Banyaknya genangan air bisa menyebabkan nyamuk dengan mudah berkembang biak. Terlebih lingkungan sekitar yang kurang dijaga kebersihannya seperti got-got karena akan menimbulkan jentik-jentik nyamuk.

Dengan waktu yang singkat, hanya dalam waktu 12 hari jentik nyamuk akan menjadi nyamuk dewasa. Anda bisa mencegah nyamuk-nyamuk tersebut berkembang biak dengan memastikan tak ada genangan air di sekitar rumah atau lingkungan Anda. [has]

Baca juga:
Yuk coba, 10 Perawatan rumahan untuk obati gigitan nyamuk bandel
Amerika Serikat terancam diserang nyamuk dan kutu pembawa penyakit mematikan
Benarkah nyamuk lebih ganas di malam hari?
Ketika obat nyamuk jadi kebutuhan utama warga Singapura

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini