4 Orang Jadi Tersangka Penganiayaan Berujung Kerusuhan di Penajam Paser Utara

Jumat, 18 Oktober 2019 16:38 Reporter : Saud Rosadi
4 Orang Jadi Tersangka Penganiayaan Berujung Kerusuhan di Penajam Paser Utara Rumah terbakar di Penajam. ©2019 Istimewa

Merdeka.com - Polisi menetapkan empat tersangka penganiayaan terhadap dua warga hingga menyebabkan satu korban meninggal dunia di sekitar kawasan pelabuhan Penajam Paser Utara (PPU), Rabu (16/10) siang lalu. Akibat penganiayaan itu, 158 bangunan hangus dibakar massa yang meminta pelaku ditangkap.

"Alhamdulillah situasi sekarang sudah kondusif. Tersangka ada 4 orang," kata Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Sabil Umar, dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (18/10).

Sabil menerangkan, kasus penganiayaan itu memang bermotif kekesalan pelaku karena suara bising dari motor korban usai bermain futsal, Rabu (10/10) sore. Pelaku yang kesal lantas mengajak korban bertemu di Pantai Nipahnipah, malam harinya.

"Jadi, penyebabnya itu karena masalah geberan motor, di hadapan pelaku setelah futsal. Begitu. Kemudian, korban ditegur pelaku. Pelaku lalu mengajak korban ke Pantai Nipahnipah, malam hari," ujar Sabil.

1 dari 2 halaman

Polisi Bantah Korban Dikeroyok

Sabil menepis kabar korban dikeroyok hingga 10 orang oleh pelaku dan teman-temannya. Menurut dia, pelaku spontan melakukan aksinya.

"Tidak ada pengeroyokan. Pelaku ini spontan, bawa senjata tajam. Yang dia (pelaku) tikam, juga tidak tahu siapa yang ditikam," tambah Sabil.

"Korban dan pelaku, sama-sama anak muda, bukan pelajar. Empat pelaku ini ke pantai karena saling ajak juga," terang Sabil.

2 dari 2 halaman

Pelaku Kabur ke Balikpapan

Usai melakukan aksi penganiayaan, para pelaku sempat menyeberang laut kabur ke Balikpapan hingga akhirnya berhasil dibekuk. Dia memastikan kasus ini tak ada kaitan dengan kelompok tertentu.

"Yang menikam 1 orang, korbannya 2 orang. Pelaku tidak sedang mabuk. Satu korban meninggal. Itu murni kriminal, tidak ada kaitannya dengan kelompok tertentu," ungkap Sabil.

Masih dijelaskan Sabil, perkuatan pengamanan 600 Brimob Polda Jatim, Kalteng dan Kalsel, sudah tiba di Penajam, Kamis (17/10) malam kemarin. "Jadi, kembali bahwa motifnya karena pelaku kesal suara geberan motor. Itu saja," tandas Sabil. [gil]

Baca juga:
Bangunan Rusak Akibat Dibakar Pendemo di Penajam Mulai Diperbaiki
Situasi di Penajam Paser Utara Kembali Normal, Pengungsi Berangsur Pulang ke Rumah
Kerusuhan di Penajam Paser Utara Tak Ganggu Proses Pemindahan Ibu Kota
Aktivitas Pelabuhan Penajam Paser Utara Lumpuh Buntut Sejumlah Tempat Dibakar Massa
Fakta-Fakta Kerusuhan di Penajam Paser Utara
Penajam Paser Utara Kondusif, 3 Polda Kirim 600 Brimob ke Kaltim

Topik berita Terkait:
  1. Bentrokan Warga
  2. Penajam Paser Utara
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini