4 Jurus pemerintah atasi macet mudik lebaran, sudah berhasilkah?

Senin, 25 Juni 2018 06:34 Reporter : Desi Aditia Ningrum
4 Jurus pemerintah atasi macet mudik lebaran, sudah berhasilkah? Arus Mudik Cikampek. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Mudik lebaran sudah menjadi tradisi masyarakat Indonesia. Setiap tahunnya arus mudik selalu ramai, bahkan menimbulkan kemacetan di sepanjang perjalanan.

Oleh karena itu untuk mengantisipasi kemacetan, pemerintah telah melakukan beberapa cara agar pemudik dapat pulang kampung dengan lancar. Berikut ulasannya:

1 dari 5 halaman

One way

rev1One Way di Tol Cipali-Cikampek. ©2018 Merdeka.com/Bram Salam

Pihak Kepolisian dan PT Jasa Marga memberlakukan sistem satu arah atau one way mulai Tol Cikampek Kilometer 53 dan Tol Cipali hingga Kanci. panjangnya mencapai 182 kilometer. Ini dilakukan untuk mengurai kepadatan volume kendaraan pemudik dari arah Jakarta. Kebijakan ini masuk dalam catatan sejarah arus mudik karena baru pertama kali dilakukan.

Keputusan itu diambil setelah Polri berkoordinasi dengan Jasa Marga dan Kementerian Perhubungan. Rencananya, sistem satu arah tersebut akan dilakukan selama dibutuhkan.

2 dari 5 halaman

Contra flow

rev1Contra Flow di Tol Cikampek. ©2016 Merdeka.com/Bram Salam

Ribuan kendaraan memadati jalan utama mudik melalui Tol Jakarta - Cikampek. Antrean terlihat cukup panjang di Rest Area Kilometer 39 di jalur Jakarta menuju Cikampek.

Berbagai upaya untuk meminimalisir terjadinya kemacetan di jalan tol dilakukan. Pihak Jasa Marga mulai memberlakukan sistem contra flow dari kilometer 39 sampai dengan kilometer 47 di jalur Jakarta mengarah ke Cikampek.

Contra flow diberlakukan seiring semakin meningkatnya arus lalu lintas kendaraan melalui jalan bebas hambatan itu ditambah adanya aktivitas keluar masuk kendaraan dari tempat peristirahatan.

3 dari 5 halaman

Tol fungsional

rev1Tol fungsional Salatiga-Kartasura. ©Liputan6.com/Arya Manggala

Tol Pemalang-Semarang yang saat ini masih dalam masa pembangunan, bisa dilintasi kendaraan para pemudik. Tol fungsional itu menjadi cara pemerintah untuk mengatasi kemacetan.

"Beberapa (ruas tol) yang sudah operasional itu sudah sempurna termasuk penerangannya. Tapi mulai Pemalang sampai Semarang itu fungsional, masih ada beberapa kekurangan yang akan kita tata," kata Kapolda Jateng, Irjen Condro Kirono, beberapa waktu lalu.

4 dari 5 halaman

Tol trans Jawa

jawa rev1Tol Trans Jawa. ©2018 Liputan6.com

Tahun ini pemudik dimudahkan menuju kampung halaman dengan adanya ruas tol trans Jawa. Adapun tol trans Jawa tersebut ialah Jakarta-Semarang-Solo-Ngawi-Kertosono-hingga Surabaya. Rinciannya, tol yang sudah operasional 525 km, sedangkan yang masih fungsional 235 km.

Semua jalan tol di 2018 tidak ada dalam kondisi darurat yang artinya masih berupa lahan berkerikil. Namun, sudah fungsional dengan terbentuknya badan jalan menunggu peletakan jalan beton.

5 dari 5 halaman

Libur panjang

rev1Menko PMK Puan Maharani. ©2017 Merdeka.com/istimewa

Pemerintah memutuskan jumlah cuti bersama Lebaran 2018, 10 hari yaitu pada 11-20 Juni 2018. Pemerintah mengaku telah mempertimbangkan sejumlah aspek mulai dari sosial, ekonomi dan lain-lain untuk mengeluarkan keputusan tersebut.

Menko PMK Puan Mahari menuturkan, dari aspek sosial, pemerintah mempertimbangkan banyak hal seperti kemacetan arus mudik Lebaran 2018 hingga waktu berkumpul bersama keluarga.

Dalam memutuskan hal tersebut, pemerintah juga telah mengajak berbagai pihak mulai dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Ini dilakukan agar kegiatan bisnis juga tetap jalan. [has]

Baca juga:
Arus balik H+9 Lebaran menuju Bali masih terlihat ramai
Suasana arus balik pada H+8 Lebaran di Stasiun Senen
Kemenhub: Keputusan Jokowi soal Bandara Ahmad Yani tepat
Klaim punya bukti baru, mahasiswa pelapor Habiburokhman sambangi Polda Metro
DPR nilai Polri sukses minimalisir kecelakaan dan begal saat musim mudik
Selama libur Lebaran, 24 orang tewas kecelakaan di Sumatera Barat

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini