4 Hari Hanyut, Seorang Warga Sragen Tinggal di Bantaran Kali Ditemukan Tewas

Jumat, 22 Mei 2020 12:54 Reporter : Arie Sunaryo
4 Hari Hanyut, Seorang Warga Sragen Tinggal di Bantaran Kali Ditemukan Tewas Warga Sragen tenggelam di Sungai Gempol. ©dok. Tim SAR Pos Surakarta

Merdeka.com - Setelah melakukan pencarian selama empat hari, tim SAR gabungan menemukan jenazah Tukiran (60), warga Klembon RT 33, Desa Pilang, Masaran, Sragen yang hanyut di Sungai Grompol, sejak 18 Mei. Tim SAR gabungan menemukan korban Jumat (22/5) pukul 09.00 WIB.

"Korban yang hanyut di Sungai Grompol berhasil ditemukan di bawah jembatan Ndrojo, Sambungmacan, Sragen dalam keadaan meninggal dunia," ujar Humas Basarnas Pos Surakarta Yohan Tri Anggoro kepada merdeka.com, Jumat (22/5).

Menurut dia, jarak penemuan sejauh 40 kilometer dari lokasi awal kejadian. Selanjutnya jenazah dibawa ke RSUD Sragen untuk proses Forensik Tim Inafis Polres Sragen.

"Dengan ini operasi SAR ditutup dan SRU dikembalikan ke kesatuan masing-masing," katanya.

Tukiran selama dua tahun terakhir hidup di tepi sungai desa setempat. Dia hanyut saat debit air naik. Tim SAR gabungan hingga melakukan pencarian hingga Jumat pagi.

Yohan menyampaikan, Tukiran mulai menghilang dari sungai pada Senin sekitar pukul 18.00 WIB. Karena sejam sebelumnya, salah satu kerabatnya bernama Suyatmi masih mengirimkan makanan. Merasa khawatir dengan keselamatan korban, Suyatmi mengajak Tukiran agar naik ke atas. Namun ajakan tersebut ditolak.

"Kemarin itu pas Bu Suyatmi datang, air masih dang kalau. Karena ibu Suyatmi merasa pikirannya kurang enak, pagi tadi sekitar pukul 07.00 WIB, ia pergi ke sungai dan ternyata korban sudah tidak ada," katanya. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Tewas Tenggelam
  3. Sragen
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini