3.575 Hektare Tanah Pertanian Diberikan ke Eks Kombatan GAM dalam 3 Tahun

Senin, 16 Agustus 2021 05:29 Reporter : Alfath Asmunda
3.575 Hektare Tanah Pertanian Diberikan ke Eks Kombatan GAM dalam 3 Tahun Tanah Pertanian untuk Korban Konflik Aceh. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Badan Reintegrasi Aceh (BRA) menyebut sebanyak 3.575 hektare tanah pertanian telah diberikan untuk korban konflik Aceh dalam rentang waktu tiga tahun belakangan.

Ketua BRA, Fakhrurrazi Yusuf mengatakan bantuan tanah pertanian itu diberikan kepada mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), masyarakat korban konflik dan tahanan politik.

“Program ini sesuai dengan amanat MoU Helsinki. Selama tahun 2019 sampai 2021 kami telah menyerahkan 3.575 hektar lahan di Aceh Utara, Aceh Timur, dan Pidie Jaya,” katanya dalam peringatan Hari Damai Aceh ke-16 tahun di Banda Aceh, Minggu (15/8).

Dia menyebut, untuk tahun depan pihaknya kembali akan menyerahkan 1.000 hektar lahan di Nagan Raya kepada mantan kombatan, tahanan politik dan korban konflik.

Selain itu, tuturnya, di tahun 2021 ini BRA juga telah memberikan bantuan sosial kepada 463 masyarakat Aceh terdampak konflik. Namun dia tak menjelaskan bantuan sosial seperti apa yang telah diberikan itu.

“Di tahun yang sama, kita juga menyerahkan bantuan sosial kepada 200 anak yatim,” tambahnya.

Untuk terus merawat perdamaian Aceh ke depan, sebut Fakhrurrazi Yusuf, lembaga BRA yang dipimpinnya akan gencar melakukan sosialisasi sejarah perdamaian dan konflik Aceh kepada siswa SMA dan SMP.

“Hal ini penting agar generasi muda Aceh mengetahui sejarah dan menjadikan pelajaran untuk pembangunan Aceh,” ungkapnya.

Perdamaian Aceh tercipta 16 tahun yang lalu, tepatnya 15 Agustus 2005 usai Gerakan Aceh Merdeka dan Pemerintah Republik Indonesia sepakat menandatangani perjanjian damai di Helsinki, Finlandia. Perjanjian tersebut menghentikan perang yang telah berlangsung sejak 1976 di tanah Aceh. [ray]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Pembebasan Lahan
  3. Banda Aceh
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini