328 Jemaah haji Indonesia tersesat di Madinah, rentan jadi korban penipuan

Senin, 23 Juli 2018 08:47 Reporter : Iqbal Fadil
328 Jemaah haji Indonesia tersesat di Madinah, rentan jadi korban penipuan Kloter 1 jemaah haji mulai padati Asrama Pondok Gede. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Sebanyak 328 jemaah haji Indonesia di Madinah Arab Saudi, tersesat. Hal itu berdasarkan data data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.

Gejala tersesat calhaj itu dapat diamati dari mereka yang tidak tahu jalan kembali ke pemondokan setelah beribadah di Masjid Nabawi sejak tanggal 16 Juli 2018 hingga Minggu waktu setempat.

Kepala Bidang Perlindungan Jemaah (Linjem) Haji Daerah Kerja Madinah, Maskat Ali Jasmun di Mekkah, mengatakan 328 calhaj itu baru yang tercatat. "Yang tidak tercatat tentu jauh lebih banyak," ujarnya seperti dikutip Antara, Senin (23/7).

Jemaah tersesat yang tidak tercatat, lanjut dia, termasuk yang ditemukan petugas tapi tidak dilaporkan dan langsung diantar ke pemondokan.

Berdasarkan pendataan, umumnya, para jemaah yang tersesat berusia lanjut. Mereka bingung dengan banyaknya pintu keluar Masjid Nabawi yang memiliki 42 gerbang.

Setiap gerbang memiliki nomor dengan aksara berukuran besar. Seharusnya setiap jemaah mengingat dari gerbang mana masuk dan selanjutnya keluar dari nomor gerbang yang sama.

Maskat mengatakan calhaj yang tersesat banyak yang tidak memperhatikan nomor gerbang itu.

Maskat mengungkapkan, para jemaah yang tersesat rentan mengalami penipuan. Modus penipuan biasanya dijalankan pelaku dengan berpura-pura membantu CJH tersesat.

"Pura-pura bantu jemaah yang tersasar, diantar menggunakan mobil. Pandai sekali menggunakan bahasa yang sama sehingga jemaah percaya tapi ujung-ujungnya ambil uang jemaah," kata Maskat.

Untuk itu, dia mengimbau jemaah tidak mudah menerima bantuan dari orang yang tidak dikenal. Mereka diimbau untuk mencari petugas haji Indonesia yang menggunakan seragam. Petugas, akan membantu jemaah tersesat untuk mengantar mereka ke pemondokan.

Sementara Kepala Daerah Kerja Madinah Muhammad Khanif mengatakan, jika jemaah mengalami kendala tersesat dan persoalan lain bisa mendatangi petugas di gerbang tempat petugas siaga.

"Jika ada kesulitan, datang saja ke tempat petugas yang tersebar di gate 21, 15, 6 dan 37 Masjid Nabawi," ujarnya. [bal]

Topik berita Terkait:
  1. Haji
  2. Jakarta
  3. Haji 2018
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini