3.210 Vial Vaksin AstraZeneca akan Disuntikkan ke Personel TNI Polri di Sulsel

Senin, 31 Mei 2021 11:54 Reporter : Ihwan Fajar
3.210 Vial Vaksin AstraZeneca akan Disuntikkan ke Personel TNI Polri di Sulsel Ilustrasi Vaksin AstraZeneca/Oxford. ©Reuters

Merdeka.com - Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan akan melakukan vaksinasi terhadap ribuan personel TNI dan Polri. Vaksinasi untuk TNI-Polri setelah adanya 'lampu hijau' dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) soal penggunaan vaksin AstraZeneca.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan, dr Nurul AR mengatakan pihaknya sudah mendapatkan rilis dari BPOM terkait keamanan vaksin AstraZeneca tipe CTMAV 547. Dengan adanya rilis tersebut, sehingga penggunaan vaksin AstraZeneca bisa digunakan.

"Sudah ada pernyataan dari BPOM soal (vaksin AstraZeneca) bisa dipergunakan. Jadi tidak ada masalah," ujarnya saat dihubungi merdeka.com melalui telepon, Senin (31/5).

Dia mengatakan saat ini jumlah vaksin AstraZeneca dimiliki Dinkes Sulsel sebanyak 3.210 vial. Jumlah tersebut nantinya akan diberikan kepada personel TNI dan Polri.

"Rinciannya untuk TNI sebanyak 1.210 vial dan Polri 2 ribu. Jadi totalnya 3.210 vial," kata dia.

Nurul mengungkapkan vaksinasi terhadap personel TNI dan Polri harus segera dilakukan. Pasalnya, masa kedaluwarsa vaksin AstraZeneca hanya tiga bulan atau sampai akhir Juni 2021.

"Harus secepatnya dan mereka (TNI-Polri) mengaku sudah siap melaksanakan (vaksinasi). Mungkin kalau itu bisa tanyakan langsung ke TNI atau Polda," tuturnya.

Sekadar diketahui 3.210 vial vaksin AstraZeneca sempat mengendap di gudang penyimpanan milik Dinkes Sulsel lantaran tak kunjung mendapatkan petunjuk teknis penggunaan dari Kementerian Kesehatan dan BPOM melakukan investigasi. [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini