3 Warga Gunungkidul Positif Antraks
Selain menulari hewan ternak, Antraks kini juga menular kepada manusia.
Kasus Antraks kembali merebak di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Selain menulari hewan ternak, Antraks ini juga menular kepada manusia.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Gunungkidul, Ismono mengatakan, ada tiga warga yang dinyatakan positif Antraks. Saat ini ketiga warga ini tengah menjalani rawat jalan.
"Ada kasus terkonfirmasi tiga orang. Ada kasus suspect Antraks dua orang," kata Ismono pada wartawan, Kamis (10/4).
Ciri-Ciri Warga Kena Antraks
Ismono menerangkan tiga orang yang positif Antraks ini berawal dari penyelidikan kasus Antraks pada hewan ternak. Penyelidikan ini dilakukan di dua kapanewon (kecamatan) di Kabupaten Gunungkidul yakni Rongkop dan Girisubo.
Ismono menyebut warga yang positif Antraks ini memunyai ciri-ciri mengalami luka resi pada kulit yang menjadi salah satu ciri manusia tertular Antraks.
"Saat ini mereka menjalani inkubasi selama 60 hari. Jika muncul kasus baru akan diperpanjang dua kali. Kami pantau konsumsi obat dan pemberian profilaksisnya," terang Ismono.
"Semua (tiga orang positif Antraks) melakukan perawatan di Puskesmas. Rawat jalan," tutup Ismono.