3 Penambang emas di Lebak tewas keracunan di sumur sedalam 50 M

Selasa, 6 Januari 2015 13:20 Reporter : Hery H Winarno
3 Penambang emas di Lebak tewas keracunan di sumur sedalam 50 M Agus Eko Riyanto tercebur sumur. ©2015 Merdeka.com/parwito

Merdeka.com - Tiga penambang emas tanpa izin (ilegal) ditemukan tewas dalam lubang di Blok Kadu Kalahang, Desa Warung Banten, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten. Ke tiganya tewas di dalam sumur sedalam 50 meter.

"Diduga ketiga penambang itu tewas setelah menghirup gas beracun dari dalam lubang setinggi 50 meter," kata Kapolsek Cibeber Ajun Komisaris Polisi Chotim, seperti dikutip dari Antara, Selasa (6/1).

Menurut dia, ketiga korban itu bernama Adwa (42), Enday (40) dan Andi (35). Semua warga yang tewas itu warga Desa Neglasari, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak.

Peristiwa kecelakaan terjadi Senin (5/1) pukul 11.30 WIB, mereka para korban sedang menambang di lubang emas milik Haji Agus, Desa Cinangga, Kecamatan Bayah. Mereka penambang hendak menggali batu berkadar emas di lubang dengan kedalaman sekira 50 meter.

Musibah ini berawal dari salah satu korban bernama Adwa melakukan penambangan emas dengan turun ke lubang. Namun korban setelah masuk ke lubang dipanggil oleh dua temannya yang berada di atas lubang sambil memanggil korban.

Mendengar temannya tidak ada jawaban, Enday dan Andi turun ke lubang untuk melihat Adwa, namun tiba-tiba kedua temannya jatuh hingga meninggal.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara ketiga korban jiwa itu diduga menghirup gas beracun. Sebab kondisi tubuhnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun bekas penganiayaan.

"Kami menduga korban itu menghirup gas beracun," ujarnya.

Kepala Puskesmas Cibeber Kabupaten Lebak Erwan Susanto mengatakan ketiga penambang emas itu sempat mendapat pertolongan medis, namun ketiga korban sudah meninggal. "Kami memperkirakan korban meninggal saat berada di lubang," katanya. [hhw]

Topik berita Terkait:
  1. Kecelakaan Kerja
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini