3 Panitia Jadi Tersangka Kasus Kematian Peserta Pra Diksar Menwa di Ogan Ilir

Jumat, 1 November 2019 13:08 Reporter : Irwanto
3 Panitia Jadi Tersangka Kasus Kematian Peserta Pra Diksar Menwa di Ogan Ilir Peserta diksar Menwa tewas. ©2019 Merdeka.com/Irwanto

Merdeka.com - Penyidik Satreskrim Polres Ogan Ilir, Sumatera Selatan, menetapkan tiga tersangka kasus kematian peserta pra Diksar Menwa Resimen Mahasiswa (Menwa), Muhammad Akbar (19). Polisi menemukan dugaan adanya tindak pidana yang menyebabkan korban tewas.

Kasatreskrim Polres Ogan Ilir AKP Malik Fahrin mengungkapkan, ketiga tersangka berstatus sebagai panitia kegiatan. Namun, dirinya belum menyebutkan identitas para tersangka.

"Ya, hari ini kita tetapkan tiga tersangka, mereka adalah panitia," ungkap Malik saat dihubungi merdeka.com, Jumat (1/11).

Menurut dia, ketiga tersangka sebelumnya telah diperiksa sebagai saksi. Hari ini mereka dijadwalkan pemeriksaan sebagai tersangka.

"Kami bakal periksa mereka dulu ya," kata dia.

Terkait peran masing-masing, Malik belum menjelaskan. Namun, penetapan status tersangka lantaran adanya dugaan tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan korban tewas.

"Nanti soal itu, yang pasti hari ini kita sudah menetapkan tiga tersangka," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Muhammad Akbar tewas saat mengikuti pra Diksar Menwa di Tanjung Senai, Kecamatan Indralaya, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Kamis (17/10). Penyebab awal diduga karena keletihan mengikuti rangkaian kegiatan.

Mahasiswa semester tiga itu mengikuti Diksar Menwa gabungan bersama peserta dari Universitas Muhammadiyah Palembang. Dari kampus korban ada empat perwakilan, termasuk dirinya.

Setelah beberapa hari mengikuti beragam rangkaian kegiatan, kaki korban mengalami kram, Rabu (16/10) siang. Setelah diperiksa seniornya, korban akhirnya dibawa ke rumah sakit.

Tak lama dalam perawatan medis, korban tewas. Untuk kebutuhan penyelidikan, jenazahnya dibawah ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Imam Tarmudi mengatakan, kasus ini akan diselidiki karena keluarga secara resmi melaporkan ke polisi atas dugaan tindak pidana. Pihaknya akan memanggil saksi-saksi dan hasil visum untuk mengetahui penyebab kematiannya. [ray]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini