26 Warga Masih Hilang Akibat Longsor di Cihanjuang Sumedang

Selasa, 12 Januari 2021 11:36 Reporter : Supriatin
26 Warga Masih Hilang Akibat Longsor di Cihanjuang Sumedang Longsor di Cihanjuang. ©Istimewa

Merdeka.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan 26 warga Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, masih hilang akibat tanah longsor pada Sabtu (9/1). Tim gabungan masih melakukan evakuasi korban di lokasi bencana hingga kini.

"Tim gabungan yang dipimpin oleh Basarnas telah mengevakuasi 13 warga yang tertimbun longsor di Desa Cihanjuang," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, melalui keterangan tertulis, Senin (12/1).

Data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB hingga Senin (11/1) pukul 23.53 WIB, korban luka berat akibat longsor tersebut sebanyak 3 orang dan luka ringan 26. Sedangkan kerugian materiil, berupa rumah rusak berat 14 unit dan tempat ibadah 11 unit.

Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Tanah Longsor menginformasikan proses evakuasi terkendala cuaca hujan di sekitar lokasi bencana. Hujan yang turun sangat berpengaruh pada kondisi tanah sehingga tim gabungan dengan cermat untuk memantau gerakan tanah.

"Proses evakuasi sempat dihentikan sementara karena kondisi hujan. Di samping itu, jalur evakuasi melalui mobil ambulans terkendala dengan akses jalan sempit dan pergerakan orang," sambungnya.

Pemerintah Kabupaten Sumedang telah menetapkan status tanggap darurat bencana banjir dan longsor pada 9 sampai 29 Januari 2021. Penetapan status ini dikeluarkan melalui SK Bupati Nomor 21 Tahun 2021 tentang penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Kecamatan Cimanggung dan Kecamatan Jatinagor, Kabupaten Sumedang.

Sebagai informasi, tanah longsor di Cihanjuang terjadi pada pukul 16.00 WIB dan disusul longsoran berikutnya pada pukul 19.00 WIB. Longsor pertama dipicu oleh intensitas hujan tinggi dan struktur tanah labil. [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini