26 Pedagang Pasar Kobong Semarang Positif Corona, Ganjar Minta Pasar dan Mal Ditutup

Sabtu, 23 Mei 2020 12:11 Reporter : Merdeka
26 Pedagang Pasar Kobong Semarang Positif Corona, Ganjar Minta Pasar dan Mal Ditutup Pedagang di pasar Harjodaksino Solo. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Pasar Ikan Rejomulyo Semarang atau yang lebih dikenal dengan Pasar Kobong menjadi salah satu klaster baru penyebaran Covid-19 atau virus Corona di Ibu Kota Jawa Tengah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam mengatakan, awal mula munculnya klaster tersebut dari temuan tiga orang di pasar tersebut yang dirawat karena positif Covid-19.

"Kemudian ditelusuri dan dilakukan rapid test dua hari lalu," katanya, di Semarang, Sabtu (23/5).

Hasilnya, enam orang dinyatakan reaktif yang kemudian dikarantina di Rumah Dinas Wali Kota untuk melaksanakan swab test. Penelusuran kembali dilanjutkan. Ditemukan 11 orang lain yang hasilnya reaktif.

Dinas Kesehatan Kabupaten Demak juga melakukan penelusuran ke Pasar Ikan Sayung, Demak, yang diketahui lima orang di pasar itu juga dinyatakan reaktif.

"Total ada 26 orang yang berkaitan dengan Pasar Kobong," katanya.

Baca Selanjutnya: Pasar dan Mal Ditutup...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini