24 Orang Belum Ditemukan, Pencarian Korban Longsor di Sumedang Dibagi Menjadi 3 Titik

Rabu, 13 Januari 2021 10:57 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah
24 Orang Belum Ditemukan, Pencarian Korban Longsor di Sumedang Dibagi Menjadi 3 Titik Longsor Cimanggung Sumedang. ©2021 Longsor Cimanggung Sumedang/editorial Merdeka.com

Merdeka.com - Tim Pencarian dan Penyelamatan (SAR) gabungan melanjutkan pencarian kepada 24 orang yang masih dinyatakan hilang dalam peristiwa longsor di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (13/1).

Kepala Kantor SAR Bandung Deden Ridwansyah mengatakan, jumlah orang yang dicari itu bertambah satu menjadi 24 orang setelah ada aduan dari masyarakat ke posko Tim SAR gabungan pada Selasa (12/1).

"Terdapat laporan masuk ke Puskesmas Sawah Dadap dari pihak keluarga korban bahwa satu orang anggota keluarganya hilang atas nama Siti Maemunah," kata Deden.

Pencarian pada Rabu (13/1) ini dimulai sejak pukul 07.30 WIB di lokasi longsoran. Adapun pencarian dibagi ke tiga sektor yakni sektor perumahan, sektor sekitar masjid, dan sektor sekitar lapang voli.

Selain itu, proses pencarian dibagi ke dalam dua untuk membagi kekuatan personel dalam menjalankan tugasnya guna tetap prima.

"Adapun shift 1 yaitu dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB, sedangkan shift 2 dari pukul 13.00 WIB sampai pukul 17.30 WIB," kata Deden.

Dia menjelaskan hingga kini jumlah korban meninggal dunia sebanyak 16 orang, Korban selamat 25 orang dan korban dalam pencarian sebanyak 24 orang.

"Kendala yang paling signifikan ditemukan oleh tim di lapangan yaitu cuaca yang tidak stabil dan curah hujan yang cukup tinggi menyebabkan pergerakan tanah semakin besar yang menyebabkan potensi longsor susulan yang cukup tinggi," katanya.

Selain itu, kendala yang dialami oleh timnya yakni medan dan material di lokasi longsor yang cukup menyulitkan petugas dalam melakukan pencarian.

"Namun begitu Tim SAR Gabungan tetap optimis dan semangat dapat memaksimalkan pekerjaan dan berharap agar korban satu persatu bisa ditemukan walau dalam keadaan yang terbatas," kata dia.

Bencana tanah longsor terjadi pada Sabtu (9/1) malam di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang terjadi dua kali setelah longsor pertama diikuti longsor susulan akibat curah hujan tinggi di wilayah tersebut. [gil]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Tanah Longsor
  3. Ragam Konten
  4. Sumedang
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini