22 Narapidana Terorisme di Jawa Tengah Dapat Remisi Khusus Idulfitri

Rabu, 12 Mei 2021 20:20 Reporter : Danny Adriadhi Utama
22 Narapidana Terorisme di Jawa Tengah Dapat Remisi Khusus Idulfitri Ilustrasi penjara. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - 6.678 Narapidana mendapat remisi khusus Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah. Para narapidana teroris itu dapat remisi selama sebulan karena dianggap oleh pemerintah telah menunjukkan perilaku yang tertib selama menjalani masa pidana di dalam penjara.

"Jumlah total yang kita berikan remisi ada sebanyak 6.678 orang. Rinciannya untuk remisi khusus I ada 6.562 orang, dan 57 orang untuk remisi khusus II. Di antaranya ada 57 napi di bawah umur dan 22 napi terorisme," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kementerian Hukum dan HAM Jateng, Syafar Pudji Rochmadi, Rabu (12/5).

Dia mengungkapkan dari 22 narapidana teroris memperoleh remisi bersama 2.002 narapidana kasus narkoba, 10 narapidana korupsi, delapan narapidana kasus ilegal logging, dua orang narapidana kasus pencucian uang, 4.633 narapidana umum serta 57 narapidana anak. Pihaknya memberikan remisi selama 15 hari. Lalu remisi sebulan diberikan bagi narapidana anak yang sudah menjalani penjara minimal setahun.

"Untuk kategori remisi Idulfitri diberikan untuk 57 narapidana anak bagi yang sudah menjalani penjara selama 6-12 bulan," ujar dia.

Menurutnya para narapidana yang dapat remisi saat perayaan Idulfitri paling tidak harus menunjukkan kelakuan yang baik selama di dalam lapas. Kemudian tertib saat menjalani segala macam aturan yang berlaku dan juga memenuhi unsur-unsur tambahan yang tertuang dalam PP nomor 28 Tahun 2006 dan PP Nomor 99 Tahun 2012.

"Lapas Kelas I Semarang yang paling banyak memberikan remisi ada 451 narapidana. Secara keseluruhan ada 46 lapas dan rutan yang memberi remisi pada Lebaran tahun ini," ujar dia.

Untuk diketahui, jumlah penghuni Lapas dan Rutan Se-Jawa Tengah per 3 Mei 2021 mencapai 11.312 orang dan 9.341 tahanan. Selain itu, pemberian jumlah remisi juga menghemat anggaran makan untuk narapidana hingga miliaran rupiah.

"Dengan adanya Remisi Khusus Hari Raya Idulfitri 2021 dapat menghemat anggaran sebesar Rp 3.691.890.000," pungkasnya. [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini