21 Anggota Pemuda Pancasila Ditangkap Usai Demo di DPR, 15 Ditetapkan Tersangka

Kamis, 25 November 2021 19:56 Reporter : Bachtiarudin Alam
21 Anggota Pemuda Pancasila Ditangkap Usai Demo di DPR, 15 Ditetapkan Tersangka Oknum anggota Pemuda Pancasila jadi tersangka kepemilikan sajam. ©Liputan6.com/Ady Anugrahadi

Merdeka.com - Polisi mengamankan 21 anggota Ormas Pemuda Pancasila setelah terlibat kerusuhan saat unjuk rasa di depan gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (15/11). 15 dari 20 anggota Pemuda Pancasila diamankan polisi itu ditetapkan tersangka kepemilikan senjata tajam.

"Terhadap 15 tersangka akan dilakukan tindakan hukum. 15 tersangka akan diperiksa lanjutan dan ditahan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan, Kamis (25/11) malam.

Zulpan mengatakan, membawa senjata tajam saat demo tidak dibenarkan. Zulpan memastikan mengusut tuntas kasus tersebut. Termasuk terhadap para anggota Pemuda Pancasila diduga terlibat pengeroyokan dan membawa senjata tajam diproses hukum.

"Yang melakukan kegiatan kekerasan dalam menyampaikan pendapat. Semuanya akan kita proses secara tuntas," ujar dia.

Terpisah, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan, 21 anggota Pemuda Pancasila itu diduga melakukan perbuatan melawan hukum.

Ade menyebut, 15 anggota Pemuda Pancasila ditetapkan tersangka dikenakan Pasal 2 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata tajam.

"Diamankan 21 orang. Yang 21 orang diamankan ini dugaan pelanggaran membawa senjata tajam. Senjata terdiri dari senjata pemukul dan senjata penusuk," ujar Ade.

Ade menambahkan, enam anggota Pemuda Pancasila lainnya saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Polisi masih mendalami tindak pidana masing-masing terperiksa.

"15 orang secara tersangka dengan minimal 2 alat bukti sudah terbukti. Sementara terhadap yang enam saat ini belum (tersangka). Mereka bisa dalam kapasitas sebagai saksi bisa juga pendalaman hal-hal lain. Tapi dari enam orang itu saat ini tidak tersangka," tandas dia.

2 dari 2 halaman

Keroyok Polantas

Sebelumnya, demo Ormas Pemuda Pancasila (PP) saat unjuk rasa di depan Gedung DPR berlangsung ricuh. Bahkan, satu perwira Polri menjadi korban. Kepala Bagian Operasional Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali terluka akibat dihujani pukulan oleh pendemo.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hengki Haryadi pun murka setelah tahu anak buahnya dikeroyok. Dia mengultimatum anggota PP yang melakukan pemukulan untuk menyerahkan diri. Demikian juga dengan anggota ormas PP yang mengetahui kejadian pemukulan itu.

"Saya minta tadi saksi yang lihat menyerahkan (diri) atau akan kami kejar. Hukum harus ditegakkan," kata dia, Kamis (25/11).

Hengki menerangkan, koordinator aksi harus bertanggung jawab atas kericuhan yang terjadi. Dalam hal ini, perwira polisi menjadi korban luka. Padahal, kehadirannya dalam rangka mengawal jalannya aksi unjuk rasa.

"Perwira menengah dikeroyok. Sekali lagi saya minta koordinator kegiatan ini segera menyerahkan (diri)," terang dia.

Hengki menyayangkan tindakan brutal anggota PP. Mereka yang mengamankan aksi justru dipukuli dan dikeroyok.

"Apakah ini tujuan rekan-rekan datang kemari? Apakah ini tujuan rekan-rekan datang kemari? Pemimpin kami luka ini, darah di mana-mana. Saya selaku penanggung jawab wilayah, keamanan, di depan DPR ini jujur saja saya miris," jelas dia.

AKBP Dermawan tampak dikejar-kejar pendemo saat mengamankan unjuk rasa. Aksi brutal anggota PP tersebut terekam kamera video.

Dalam rekaman berdurasi 59 detik terlihat, AKBP Dermawan turut mengawal jalannya aksi unjuk rasa yang berlangsung di Gedung DPR/MPR Jakarta Pusat.

Tiba-tiba saja sejumlah oknum Ormas PP menghampiri AKBP Dermawan. Ia berupaya menghindar sehingga terus dikejar-kejar. Usai tertangkap, AKBP Dermawan pun langsung dihujani pukulan bertubi-tubi.

Saat dikonfirmasi, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo membenarkan adanya kejadian itu "Benar (ada anggota polisi dipukul)," kata dia, Senin sore.

Reporter: Ady Anugrahadi [gil]

Baca juga:
Anggota Pemuda Pancasila Terduga Pelaku Pengeroyokan Polisi Ditangkap
Perwira Polisi Dikeroyok Anggota PP Luka Dihantam Benda Tumpul di Kepala
Kapolres Jakpus Marah Besar Perwira Polisi Dikeroyok Pemuda Pancasila
Anggota Ormas PP Tersangka Bentrok dengan FBR di Ciledug Bertambah Jadi 4 Orang
Polisi Buru Anggota FBR yang Aniaya dan Merusak saat Bentrok dengan PP di Ciledug
Penyebab Bentrokan di Pasar Lembang Ciledug: Dua Anggota FBR Dibacok Massa PP
Posko Pemuda Pancasila di Tangerang Dibakar Sekelompok Orang

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini