20 Pondok Pesantren di Banten Jadi Klaster Penyebaran Covid-19

Sabtu, 24 Oktober 2020 06:01 Reporter : Dwi Prasetya
20 Pondok Pesantren di Banten Jadi Klaster Penyebaran Covid-19 pasien corona. ©2020 Merdeka.com/antara

Merdeka.com - Pondok Pesantren (Ponpes) yang tersebar di delapan kabupaten dan kota Provinsi Banten menjadi klaster baru dalam penyebaran Covid-19. Ada sebanyak 20 ponpes yang telah terdeteksi menjadi klaster penyebaran Covid-19, hal itu diketahui dari hasil pendataan tes swab.

"Jumlah pesantren yang terdata terpapar Covid-19 lebih 20 pesantren. Ada di masing-masing daerah, seperti Tangerang, Tangsel, Kota Tangerang, Kabupaten Serang, Pandeglang dan satu lagi saya lupa," kata juru bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti, Jumat (23/10).

Dia mengungkapkan, pihaknya tidak dapat mempublish nama Ponpes. Namun dirinya tidak menutup kemungkinan ada banyak pesantren yang tidak terdeteksi telah terpapar Covid-19.

"Semua ada di kabupaten dan kota. Nama pesantren dalam aturan UU, pesantren mana yang telah terpapar tidak boleh di publish. Tapi intinya bukan itu, ini yang beru kelihatan dan yang lain belum dilakukan tes kesehatan," ujarnya.

Ati mengatakan, pihaknya akan melakukan screening, tracking, edukasi dan memberikan bantuan masker kepada Ponpes agar tetap menjaga protokol kesehatan.

"Kemungkinan untuk screening akan bertambah lagi, yang utama bagaimana pesantren harus tetap terbebas dari covid. Ini PR bagi kami semua bagaimana melindungi santri, kiai, ulama yang merupakan aset dari Banten yang merupakan kota religious," terangnya.

Dia mengungkapkan sebenarnya seluruh kabupaten dan kota semuanya sudah berusaha mengembalikan Banten ke zona oranye dan zona hijau.

"Ke depan dengan adanya Perda di bulan November, maka penegakan dan Pencegahan sanksi bisa dilakukan. Mulai sanksi administrasi sampai pidana," tutupnya. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini