2 Teroris ditembak mati, polisi sita senapan M16 dan 20 butir peluru

Senin, 25 Mei 2015 00:39 Reporter : Yulistyo Pratomo
2 Teroris ditembak mati, polisi sita senapan M16 dan 20 butir peluru Ilustrasi Teroris. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Dua orang teroris ditembak mati dalam sebuah baku tembak di Desa Gayatri, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah yang berlangsung Minggu (24/5) malam. Setelah melakukan penyisiran, polisi menyita sejumlah senjata dan peluru dari dua terduga teroris yang tewas tertembak.

"Barang bukti yang diamankan itu antara lain sepucuk senjata laras panjang M16, dua bom rakitan, parang, dua buah magazen serta 20 peluru kaliber 5,56 mm," ungkap Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Tengah, AKBP Hari Suprapto di Palu, seperti dilansir Antara.

Sebelumnya, kedua tersebut diduga kuat merupakan anggota Mujahiddin Indonesia Timur yang dipimpin Santoso. Aparat sebelumnya telah mengintai tempat persembunyian kelompok teror di Desa Gayatri tersebut hingga akhirnya terjadi baku tembak.

Saat ini polisi terus memburu buronan kasus terorisme yang diperkirakan masih bersembunyi di hutan Kabupaten Poso dan Kabupaten Parigi Moutong. Operasi pencarian kelompok teroris itu tergabung dalam sandi Camar Maleo II yang telah dimulai pada pekan lalu dengan kekuatan sekitar 1.000 personel.

Beberapa waktu lalu salah satu teroris bernama Daeng Koro dan Imam tewas ditembak polisi di wilayah Kabupaten Parigi Moutong. Saat ini, kedua jenazah sudah dievakuasi dan dibawa ke RS Bhayangkara di Kota Palu. [tyo]

Topik berita Terkait:
  1. Terorisme
  2. Teror Poso
  3. Palu
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini