2 Penjual Satwa Dilindungi Ditangkap, Sisik Tenggiling dan Paruh Rangkong Disita

Selasa, 9 Agustus 2022 23:00 Reporter : Uga Andriansyah
2 Penjual Satwa Dilindungi Ditangkap, Sisik Tenggiling dan Paruh Rangkong Disita Polisi menunjukkan barang bukti sisik tenggiling dan paruh burung rangkong. ©2022 Merdeka.com/Istimewa

Merdeka.com - Dua tersangka jual beli satwa dilindungi, berupa sisik tenggiling dan paruh burung rangkong, ditangkap polisi. Kedua pelaku diringkus di lokasi berbeda di Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Tersangka penjual sisik tenggiling yakni Leonardo Rambe Sihombing (33), warga Kecamatan Siborong-borong, Tapanuli Utara. Sementara tersangka penjual paruh burung rangkong gading bernama Sulaiman (44), warga Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.

"Tersangka Leonardo ditangkap Sabtu (6/8) saat melakukan jual beli sisik tenggiling di Kelurahan Huta Toruan X, Tarutung. Sementara, tersangka Sulaiman ditangkap pada hari yang sama saat melakukan jual beli paruh burung rangkong gading di lokasi Tugu Lonceng, Kelurahan Huta Toruan VI, Tarutung," jelas Kapolres Tapanuli Utara, AKBP Johanson Sianturi, Selasa (9/8).

2 dari 2 halaman

Nilai Jual Ditaksir Rp2,1 Miliar

Johanson menjelaskan penangkapan itu berawal saat petugas mendapatkan informasi dari masyarakat tentang penyimpanan sisik tenggiling. Selanjutnya, petugas gabungan langsung menuju lokasi dan menemukan seseorang mencurigakan yang membawa dua karung sisik tenggiling.

"Petugas menemukan karung berisi sisik tenggiling seberat 38 kilogram. Harga sisik tenggiling sekitar Rp43 juta per kilogram," jelasnya.

Selanjutnya, petugas kembali melakukan penyelidikan dan menangkap satu tersangka lainnya, yakni Sulaiman. Awalnya, mereka mencurigai seseorang membawa ransel. Saat digeledah, isi ranselnya ternyata 10 paruh burung rangkong gading, dengan harga sekitar Rp40 juta per kepala.

"Total kerugian dari keseluruhan penjualan satwa terlindungi tersebut ditaksir Rp2,1 miliar. Dengan perincian sisik tenggiling Rp1,6 miliar dan paruh burung rangkong gading Rp500 juta," ucap Johanson.

Berdasarkan keterangan kedua tersangka, bagian tubuh satwa dilindungi itu akan dijual ke China. Kedua tersangka pun dijerat Pasal 21 ayat (2) huruf a dan d juncto Pasal 40 Ayat (2) UU No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Baca juga:
Paus Bungkuk Sepanjang 10 Meter Muncul di Dekat Pantai Banyuwangi
Macam-macam Hewan Endemik Indonesia yang Perlu Diketahui
Kasihan, Beruang Kutub Ini Lidahnya Tersangkut Sampah Kaleng
Harimau Sumatera Masuk ke Perkebunan Warga di Langkat
Mahasiswa Beli Sepasang Kakaktua Raja Rp50 Juta, Disita Negara
Ibu di Pekanbaru Serahkan Owa Ungko yang Dirawat seperti Anak Sendiri ke BBKSDA

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini