2 Kali Mangkir, Tersangka Korupsi Dadang Suganda Diharapkan Penuhi Panggilan KPK

Kamis, 25 Juni 2020 09:16 Reporter : Merdeka
2 Kali Mangkir, Tersangka Korupsi Dadang Suganda Diharapkan Penuhi Panggilan KPK KPK. ©2017 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap tersangka kasus dugaan suap terkait pengadaan tanah untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Pemerintah Kota Bandung pada tahun 2012 dan 2013 Dadang Suganda memenuhi panggilan penyidik KPK pada Jumat, 26 Juni 2020.

Dadang sebelumnya tak memenuhi panggilan penyidik KPK sebanyak dua kali, yaitu pada Jumat, 19 Juni 2020, dan Selasa, 23 Juni 2020 dengan alasan sakit.

"Untuk itu penyidik KPK memanggil kembali yang bersangkutan, Jumat, 26 Juni 2020. KPK mengingatkan tersangka DS (Dadang) untuk kooperatif dan hadir memenuhi kewajiban hukum tersebut," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Kamis (25/6).

Dadang Suganda merupakan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lahan untuk Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Bandung. Dadang diduga makelar tanah yang mendapatkan keuntungan sekira Rp30 miliar dalam proses jual-beli tanah untuk proyek RTH Bandung.

Sebelum Dadang, KPK telah lebih dulu menetapkan tiga tersangka dalam perkara ini. Ketiganya yakni, mantan Kadis Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Bandung, Herry Nurhayat (NH); serta dua mantan Anggota DPRD Kota Bandung, Tomtom Dabbul Qomar (TDQ) dan Kadar Slamet (KS).

KPK menyebut, alokasi anggaran yang dikeluarkan untuk RTH sebesar Rp123,9 miliar yang terdiri dari belanja modal tanah dan belanja penunjang untuk enam RTH. Dua di antaranya yakni RTH Mandalajati dengan anggaran Rp33,445 miliar dan RTH Cobiru dengan anggaran Rp80,7 miliar.

Diduga, TDQ dan KS meminta penambahan anggaran. Keduanya juga diduga sebagai makelar dalam pembebasan lahan. Sedangkan Herry, selalu pengguna anggaran membantu proses pencairan anggaran.

Reporter: Fachrur Rozie
Sumber: Liputan6.com [fik]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. KPK
  3. Kasus Korupsi
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini