2 Hari hilang di Gunung Talamau, Mahasiswa UNP ditemukan

Senin, 11 Juni 2012 13:34 Reporter : Didi Syafirdi
2 Hari hilang di Gunung Talamau, Mahasiswa UNP ditemukan pendaki gunung. merdeka.com/wordprees.com

Merdeka.com - Mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) Sumatera Barat, Harbi (20) akhirnya ditemukan dalam kondisi lemah di pinggir sungai dekat Pos I Rimbo Cangko. Harbi memghilang sejak Sabtu (9/6).

"Kita menemukan korban sekitar pukul 11.00 WIB setelah melakukan pencarian sejak pagi harinya. Korban dalam kondisi lemah dan saat ini tim masih melakukan evakuasi," kata Kepala Kantor Basarnas Padang, Djoni Sitorus di Simpang Ampek dilansir dari Antara, Senin (11/6).

Dia mengatakan, korban ditemukan dalam keadaan lemah karena sudah beberapa hari tersesat di daerah Gunung Talamau itu. Pihaknya bersama BPBD Pasaman Barat sedang melakukan evakuasi untuk membawa korban ke bawah gunung yang berjarak sekitar tiga jam perjalanan.

"Atas kerja sama semua pihak, akhirnya korban ditemukan dan korban akan segara dibawa kebawah untuk mendapatkan perawatan lebih jauh," kata dia.

Kepala BPBD Pasaman Barat, Asgiarman melalui Wadan Pemadam, Afrizal membenarkan Harbi telah ditemukan oleh tim gabungan. Korban dalam kondisi lemah karena sudah hilang sejak Sabtu (9/6).

Dia mengatakan, pihaknya bersama Badansar Padang naik melalui daerah Pinagar Kecamatan Talamau untuk melakukan pencarian. Setelah melakukan pencarian akhirnya korban ditemukan dekat sungai dalam keadaan lemah dan tidak bisa berjalan.

Harbi (20), hilang saat melakukan pendakian gunung Talamau, Kabupaten Pasaman Barat sejak Jumat (8/6).

Menurutnya, korban bersama dua orang temannya Dandi Harianto (20), warga Jambak Pasaman Barat, dan Ali Padri (20) warga Kinali pergi mendaki puncak gunung Talamau pada hari Jumat (8/6) dengan tujuan melakukan penelitian.

Korban bersama dua temannya melakukan pendakian gunung Talamau dengan tujuan penelitian. Mereka bertiga naik gunung pada Jumat (8/6) dan setelah sampai di pinggang gunung, Sarasah mereka beristirahat karena sudah menempuh perjalalan sekitar 9 jam.

Dia menjelaskan, saat Sabtu (9/6) siang mereka kehabisan air minum. Setelah mencari air minum di sekitar lokasi tempat mereka beristirahat itu air tidak ditemukan.

Harbi terus berupaya mencari air minum sedangkan kedua temannya menunggu di Sarasah sambiul beristirahat. Setelah menunggu sekian lama, Harbi tidak kunjung datang kembali. Telephone genggamnya sudah dihubungi namun tidak mengangkat.

Merasa kehilangan, kedua temannya memutuskan untuk turun lagi kebawah dan melapor pada keluarga diantara mereka yang ada di Kinali.

Ali Padri bersama orang tuanya langsung melaporkan kejadian itu ke BPBD Pasaman Barat pada Minggu (10/6). Tim BPBD bersama tim SAR dan warga sekitar langsung melakukan pencarian pada gunung dengan ketinggian 2.982 meter dari permukaan laut itu. [did]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini