2 Hari Hanyut di Sungai Bengawan Solo, Jenazah Pelajar Asal Klaten Ditemukan

Senin, 30 Maret 2020 09:33 Reporter : Arie Sunaryo
2 Hari Hanyut di Sungai Bengawan Solo, Jenazah Pelajar Asal Klaten Ditemukan Ilustrasi penemuan mayat. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Tim SAR gabungan menemukan jenazah seorang pelajar, Kholil Roman (13), yang hanyut di Sungai Bengawan Solo sejak Sabtu (28/3) siang. Bocah asal Dukuh Wedi RT 14/07 Desa Sidowarno, Kecamatan Wonosari, Klaten, Jawa Tengah itu berhasil ditemukan di Desa Pringanom, Kecamatan Masaran, Sragen, Senin (30/3), pukul 02.55 WIB.

"Jenazah korban kita temukan di Desa Pringanom, Kecamatan Masaran, Sragen, dini hari tadi. Jarak dari TKP (tempat kejadian perkara) kurang lebih 36 kilometer," ujar Koordinator Basarnas pos SAR Surakarta Arif Sugiyarto, Senin (30/3).

Dia menjelaskan, operasi pencarian dilakukan dengan metode Explore SAR. Tim SAR gabungan melakukan penyisiran dengan perahu karet dari TKP di Desa Sidowarno ke arah utara. Sehingga korban berhasil ditemukan.

"Korban selanjutnya dibawa ke rumah duka di Klaten. Operasi SAR dinyatakan selesai dan tim SAR gabungan kembali ke satuannya masing- masing" jelasnya.

Kepala Basarnas Semarang, Nur Yahya menambahkan, pada hari Sabtu lalu korban berpamitan hendak ke rumah kakeknya yang berjarak 200 meter. Namun karena hujan deras, tidak diizinkan. Namun ia nekat berjalan kaki dari rumahnya.

Setelah pulang dari rumah kakeknya, Kholil justru tak menuju rumah orang tuanya. Ia malah ke jembatan Sidowarno dan terjun ke aliran sungai Bengawan Solo yang sedang banjir. Sang kakek yang mencoba menghalangi tak mampu menahan keinginan Kholil. Korban terjun ke sungai dengan ketinggian 7 meter dan hanyut.

"Belum ada keterangan dari keluarga kenapa korban nekat menceburkan dari jembatan Sidowarno," pungkas Yahya. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini