2 Bandar jaringan Aceh-Medan simpan kardus isi 10 kg sabu ditutup sandal

Selasa, 16 Oktober 2018 12:27 Reporter : Nur Habibie
2 Bandar jaringan Aceh-Medan simpan kardus isi 10 kg sabu ditutup sandal Barang bukti narkoba dua oknum TNI AD. ©2018 Merdeka.com/Nur Habibie

Merdeka.com - Dua pengedar narkoba jaringan Aceh dan Medan dibekuk Badan Narkotika Nasional (BNN). Dari tangan keduanya, M (25) dan AG (29) petugas menyita 10 Kg sabu.

Deputi Bidang Pemberantasan Narkoba BNN Irjen Arman Depari mengatakan, penangkapan berawal adanya informasi dari masyarakat bahwa di wilayah Medan adanya pengguna sekaligus pengedar narkoba jenis sabu.

"Pada Kamis 11 Oktober 2018, sekitar pukul 14.15. Petugas BNN bersama Subdit narkotika Bea Cukai pusat berhasil mengamankan 1 orang pelaku berinisial M (25)," kata Arman di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (16/10).

Arman pun menjelaskan, M ditangkap oleh petugas saat berada di pertigaan lampu merah Jalan Setia Budi, Medan, Sumatera Utara.

"M saat itu mengendarai Becak Motor (Bentor). Dari hasil penggeledahan yang dilakukan, petugas menemukan 2 bungkus sabu seberat 2 kilogram," jelasnya.

Lalu, berdasarkan hasil penyelidikan lanjutan dari penangkapan M, petugas pun selanjutnya menangkap AG. Saat itu, AG mencoba melarikan diri dengan cara naik ke loteng rumah tetangganya.

"Setelah kedua pelaku diamankan, petugas selanjutnya melakukan penggeledahan di rumah kontrakan milik tersangka AG dan menemukan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 8 kg dalam bungkusan plastik yang disembunyikan di dalam kardus bekas yang ditutup sandal bekas," ujarnya.

"Sehingga total barang bukti yang berhasil disita dalam kasus ini yaitu sebanyak 10 kilogram sabu," sambungnya.

Ancaman Hukuman para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1), Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1), Undang.Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup.

"Dengan pengungkapan kasus ini, setidaknya BNN menyelamatkan lebih dari 136.573 anak bangsa dari penyalahgunaan narkotika," katanya. [rhm]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini