170 Penghuni Yayasan Bhakti Luhur Malang Positif Covid-19, 21 Orang Dirawat

Selasa, 2 Maret 2021 16:55 Reporter : Yan Muhardiansyah
170 Penghuni Yayasan Bhakti Luhur Malang Positif Covid-19, 21 Orang Dirawat Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau ruangan RS Lapangan Idjen Boulevard, Rabu (16/12).

Merdeka.com - Sebanyak 170 penghuni Yayasan Bhakti Luhur Kota Malang, Jawa Timur, dinyatakan positif Covid-19 dari hasil tes swab antigen. Dari jumlah itu, 21 orang dirawat di Rumah Sakit Lapangan Idjen Boulevard karena mengalami gejala atau memiliki penyakit penyerta (komorbid).

Kepala Rumah Sakit Lapangan Idjen Boulevard dr Heri Sutanto mengatakan, lima pasien dari Yayasan Bhakti Luhur dirujuk ke rumah sakit lapangan itu pada Senin (1/3). "Kemarin masuk (dari Yayasan Bhakti Luhur) lima orang, hari ini rencananya bertambah 16 orang," kata Heri saat dikonfirmasi Antara di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (2/3).

Panti yang dikelola Yayasan Bhakti Luhur Kota Malang diperuntukkan bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Penghuninya 500 orang.

Pekan lalu, lima anak mengalami gejala flu, seperti batuk dan pilek. Pihak penanggung jawab kesehatan yayasan kemudian berkoordinasi dengan puskesmas setempat untuk melakukan pelacakan terkait adanya potensi penyebaran Covid-19.

Ke-500 orang penghuni Yayasan Bhakti Luhur menjalani tes wab antigen. Sebanyak 170 orang mendapatkan hasil positif, sehingga dilakukan pemisahan di area khusus agar tidak terjadi penyebaran Covid-19.

Sebanyak 21 orang di antara 170 penghuni yayasan dirawat di Rumah Sakit Lapangan Idjen Boulevard. Heri menjelaskan, beberapa di antaranya dirawat karena mengalami gejala ringan, memiliki komorbid, dan berusia lebih dari 60 tahun.

"Ada yang bergejala ringan, komorbid, dan berusia lanjut, sehingga perlu observasi di rumah sakit," jelas Heri.

Dia memaparkan, berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/446/2021 tentang Penggunaan Rapid Diagnostic Test Antigen dalam Pemeriksaan Covid-19, tes swab antigen sudah dijadikan acuan untuk penanganan pasien Covid-19.

"Rumah Sakit Lapangan menggunakan acuan Keputusan Menteri Kesehatan tersebut, dan itu sudah masuk kriteria konfirmasi positif Covid-19," jelas Heri.

Nantinya, lanjut Heri, setelah menjalani isolasi selama sepuluh hari, pasien dari Yayasan Bhakti Luhur akan diobservasi kondisi kesehatannya. Jika sudah tidak ada gejala, diperbolehkan untuk meninggalkan rumah sakit.

Heri menambahkan saat ini 30 persen total kapasitas Rumah Sakit Lapangan Idjen Boulevard telah terisi. "Kapasitas di kami ada 306 bed, saat ini terisi 30 persen. Masih tersedia sekitar 200 bed," ujar Heri.

Tercatat 6.032 kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Malang. Dari jumlah itu, 5.402 orang dilaporkan telah sembuh, 538 orang dinyatakan meninggal dunia, dan sisanya masih dalam perawatan. [yan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini