17 Napi yang diajak rekreasi Karutan Soppeng berstatus asimilasi

Selasa, 20 September 2016 15:14 Reporter : Salviah Ika Padmasari
17 Napi yang diajak rekreasi Karutan Soppeng berstatus asimilasi Miras Karutan Soppeng. ©2016 Dok. Polres Soppeng

Merdeka.com - Kepala Rutan Kelas II B Soppeng, Irpan menuturkan 17 narapidana yang diajak jalan-jalan ke lokasi wisata permandian air panas di Lejja, sudah berstatus asimilasi.

Irpan yang dikonfirmasi menjelaskan, ada dua alasan kenapa dia membawa 17 narapidana itu berlibur di hari Sabtu dan menghabiskan malam minggu bersama.

Pertama karena 17 orang narapidana itu telah berstatus asimilasi. Artinya narapidana yang sudah melewati sebagian besar masa tahanannya dan dibebaskan berbaur dengan masyarakat di luar tahanan tetapi tetap dalam pengawasan petugas.

"Narapidana atau napi ini sudah berstatus asimilasi, sehingga bisa keluar dan sebelumnya telah diuji coba," kata Irpan, Selasa (20/9).

Alasan kedua, dirinya bertugas di Rutan Kelas II B Soppeng sejak tiga bulan lalu atau tepatnya sejak 20 Juni 2016. Di kurun waktu tersebut, 17 napi dianggap membantu lantaran telah membenahi dan memperbaiki kondisi bangunan Rutan yang telah rusak. Misalnya tembok yang retak-retak dan atap yang harus dicat ulang.

Sebagai imbalan dari kerja keras itu, kata Irpan, pernah terlontar janjinya di hadapan para napi itu bahwa jika kerja mereka bagus dan tidak bertindak macam-macam maka akan dibawa jalan-jalan ke lokasi rekreasi Lejja.

"Janji itu yang saya tunaikan kemarin, mandi air panas dan bakar-bakar ikan," tandasnya.

Dia sendiri ikut bersama 17 napi itu mandi-mandi air panas karena selama bertugas di Rutan, dia ikut terkena penyakit kulit gatal-gatal seperti narapidana lain. Olehnya itu, permandian air panas di Lejja jadi pilihan untuk mengobati gatal-gatal di kulit.

Adapun kronologis dia membawa 17 napi itu, Sabtu pagi menuju lokasi wisata Lejja yang difasillitasi seorang teman dari BKSDA sembari membawa ikan untuk dibakar. Acara tersebut dikawal lima petugas Rutan.

Dia dan 13 napi bakar-bakar ikan di teras hotel Hataka, Lejja. Hingga pukul 00.00 Wita, ada empat orang yang tidak bergabung.

"Saya langsung perintahkan anggota untuk mencari. Sebelumnya, empat orang itu minta izin masih mau mandi-mandi di kolam air panas yang jaraknya kira-kira 3 kilometer dari Hotel Hataka. Saat empat orang itu hendak dicari, datanglah anggota polisi dari Polres dan mengatakan tidak perlu ke sana karena empat orang itu sudah ditangkapnya," kata Irpan seraya menambahkan, selanjutnya mereka diminta oleh polisi untuk kembali ke Rutan. [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini