1.500 Pohon di Depok Ditempel Barcode

Kamis, 8 Desember 2022 00:28 Reporter : Nur Fauziah
1.500 Pohon di Depok Ditempel Barcode 1.500 Pohon di Depok Ditempel Barcode. ©2022 Merdeka.com/Nur Fauziah

Merdeka.com - Pemerintah Kota Depok melengkapi pohon dengan barcode. Tujuannya agar masyarakat tahu jenis pohon dan sebagai basis data digital.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, pemasangan barcode di pohon merupakan amanat Undang-undang. Bahkan pihaknya sudah membuat peraturan daerah untuk tahun tentang perlindungan pohon secara khusus.

“Nah barcode ini tujuannya melaksanakan peraturan daerah, ini realisasinya. Ini (barcode) salah satu contoh realisasi dari implementasi dari Perda No. 11 tahun 2022 dalam perlindungan pohon,” katanya di Depok, Rabu (7/12).

Di sisi lain, kata dia, dengan dipasang barcode juga bertujuan perlindungan lingkungan. Saat ini ada 1.500 pohon yang sudah dipasang barcode.

“Jadi tujuannya adalah di samping melaksanakan aturan perundangan terkait masalah perlindungan lingkungan melaksanakan pohon dan juga melaksanakan perda. Tentunya kita lindungi pohon sebagai sebagian dari lingkungan dan ini suatu hal kewajiban bagi warga negara khususnya warga Kota Depok,” tegasnya.

2 dari 2 halaman

Pemasangan barcode di pohon baru dimulai sebulan lalu. Pihaknya akan melanjutkan pemasangan di pohon lainnya, terutama yang ada di taman-taman. Dikatakan perlu sosialisasi yang gencar agar hal ini diketahui masyarakat.

“Untuk sementara ada sekitar 1500 pohon yang terpasang barcode tentunya karena memang baru bulan kemarin pemasangannya. Pertama, sosialisasinya perlu digencarkan kembali juga pemasangannya belum selesai ,khususnya di taman-taman di Kota Depok. Setiap kelurahan ada taman dan pohon besar khususnya yang harus kita lindungi harus dipasang barcode,” ujarnya.

Idris menuturkan, dalam barcode tersimpan data mengenai pohon-pohon. Tujuannya agar masyarakat tahu jenis pohon yang tertanam tersebut. Misalnya, nama pohon kemudian nama ilmiah pohon, umur serta manfaat pohon tersebut.

“Dari sisi oksigennya dari sisi reduksi karbonnya. Nah itu nanti akan ketahuan dari sisi usia umur kalau memang nanti umurnya sudah sekian tahun dengan pohon seperti ini ya kita bisa cari di buku pengetahuan yang lainnya, berarti pohon ini bisa aja diganti dan harus direvitalisasi dan harus diberi vitamin apa, seperti itu nanti kelanjutannya dengan manfaat barcode ini,” pungkasnya.

[fik]

Baca juga:
Balita asal Depok Tewas Dibanting Pacar Ibu, Keluarga Duga Korban Pernah Dianiaya
Potret Murid SDN Pondokcina 1 Ujian PAS Setelah Hampir Dua Bulan Belajar Tanpa Guru
Balita di Depok Tewas Mengenaskan, Diduga Dibanting Pacar Sang Ibu
Pemkot Depok Anggarkan Rp23,5 M untuk Revitalisasi Trotoar Margonda
Melihat Keindahan Bonsai Ratusan Juta di Depok
Dikira Sampah, Bungkus Teh Kotak di Dekat Rutan Depok Berisi Narkoba
Geger Kasus Amplop Pemilihan LPM di Depok, Berujung Laporan Politik Uang dan Rusuh

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini