1.500 Pekerja Migran Masuk Jatim, Empat Orang Positif Covid-19

Senin, 3 Mei 2021 19:00 Reporter : Erwin Yohanes
1.500 Pekerja Migran Masuk Jatim, Empat Orang Positif Covid-19 Ilustrasi corona. ©2020 Merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - 1.500 lebih pekerja migran Indonesia (PMI) telah masuk ke Jawa Timur melalui pintu masuk Bandara Juanda Surabaya. Dari sejumlah itu, ada 4 orang PMI yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Pelaksana Relawan Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya, Radian Jadid menjelaskan, ada sekitar 1.500,907 PMI yang sudah datang di Jatim melalui pintu masuk Bandara Juanda. Dari angka itu, 907 lebih diantaranya telah menjalani tes swab PCR. Sisanya, masih menunggu giliran untuk Swab.

Hasilnya, 4 diantaranya terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani perawatan di RSLI Surabaya. 4 PMI itu berasal dari negeri jiran, Malaysia. Keempatnya dirawat di ruang isolasi berbeda. "3 laki-laki, 1 perempuan," tuturnya, Senin (5/4).

Untuk memastikan varian virus baru Corona, RSLI mengirim sampel swab keempat PMI dikirim ke Litbangkes Jakarta untuk diteliti lebih lanjut. Jadid berharap, Covid-19 yang bersumber dari luar negeri tidak menebarkan varian baru yang lebih berbahaya di Indonesia.

Jadid lantas mengimbau masyarakat maupun PMI untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Bahkan, mengikuti regulasi pemerintah terkait larangan mudik dan beragam ketentuan-ketentuan khusus menjelang hingga sesudah lebaran Idul Fitri 1442 H.

Hal senada diungkapkan oleh Kepala Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya, Laksamana Pertama dr I Dewa Gede Nalendra Djaya Iswara. Ia menyebut, 4 PMI itu berangkat terpisah dari Malaysia. Seluruhnya, telah menjalani tes swab ketika berada di bandara. Saat itu, hasilnya disebut negatif.

Tiba di Bandara Juanda Surabaya, keempatnya lantas dievakuasi ke Asrama Haji Surabaya untuk swab lagi. Saat menjalani karantina selama 2 hari, ke 4 orang itu pun dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

"Mereka (4 PMI asal Malaysia) yang terkonfirmasi positif (Covid-19), langsung dikirim ke RSLI untuk segera ditangani," tambahnya.

Nalendra menegaskan, salah satu kunci untuk menghadapi Covid-19 adalah tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Dimanapun, kapanpun, dan saat bertemu dengan siapapun.

"Jangan sampai, Covid-19 yang bersumber dari luar negeri menebarkan varian baru yang lebih berbahaya," ujarnya. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini