140 Prajurit Kopassus diterjunkan evakuasi pendaki di Gunung Rinjani

Senin, 30 Juli 2018 11:39 Reporter : Nur Habibie
140 Prajurit Kopassus diterjunkan evakuasi pendaki di Gunung Rinjani Asisten Operasi Panglima TNI Mayjen Lodewyk Pusung. ©2018 Merdeka.com/Nur Habibie

Merdeka.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) menerjunkan prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) untuk menyelamatkan ratusan pendaki yang masih terjebak di Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat. Hal ini dikarenakan Minggu (29/7) pagi gempa bumi berkekuatan 6,4 skala richter yang mengguncang Lombok dan sekitarnya.

Asisten Operasi Panglima TNI Mayjen Lodewyk Pusung mengatakan, sebanyak 140 Kopassus diterjunkan dalam melakukan evakuasi korban di Gunung Rinjani. Dari 140 orang itu telah dibagi menjadi dua tim guna mengevakuasi para pendaki.

"Tadi malam sekitar jam setengah 10 saya mendapat perintah dari panglima TNI segera menyiapkan pasukan pendaki serbu dari Komando Pasukan Khusus kita. Berangkat dari perintah beliau itu saya segera menyiapkan pasukan ini, kemudian pagi ini saya apelkan mereka dan tadi sort pertama 70 orang udah kita berangkatkan. Sort kedua 70 orang sudah kita berangkatkan kesana," kata Lodewyk usai melepas keberangkatan Kopassus di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (30/7).

Dalam pemberangkatan anggota Kopassus ke Gunung Rinjani, sudah mendapatkan backup dari Kodam IX Udayana. Ada dua helikopter yang disiapkan untuk melakukan evakuasi.

"Saya sampaikan kepada saudara-saudara sekalian, pasukan kita rider 900 juga sekarang sedang melaksanakan kegiatan dan informasi terakhir dari asisten operasi Kodam IX Udayana, 500 orang sekarang sudah mulai dievakuasi sudah dicarikan alternatif untuk turun dari Gunung Rinjani," ungkapnya.

Meski sudah melakukan evakuasi terhadap 500 orang. Namun masih ada puluhan orang yang masih berada di Gunung Rinjani yang belum dievakuasi.

"Masih ada 76 orang yang saat ini mencari jalan sendiri namun sudah bisa dipantau dan mereka kembali lagi ke tempat mereka menginap semalam," ujarnya.

Kopassus yang diterjunkan bertugas membawa logistik, mengecek kesehatan dan mengevakuasi para pendaki.

"Pasukan yang akan saya kirim ini tugasnya yang pertama mendrop logistik kemudian dia akan menggunakan semua peralatan yang ada untuk bisa mengevakuasi masyarakat atau turis yang tersisa," jelasnya.

"Pasukan pendaki serbu ini ada 30 orang dari kesehatan, kenapa kita kirim juga kesehatan? karena yang bisa masuk adalah anak-anak Kopassus ini dari tim kesehatannya," tambahnya.

Untuk total keseluruhan yang harus dievakuasi dari Gunung Rinjani yakni sekitar 576 orang. Jumlah tersebut sudah termasuk turis mancanegara yang sedang melakukan pendakian.

"Total semuanya 576 orang, yang 500 ini terdiri dari 135 turis mancanegara kemudian 365 itu warga negara Indonesia dan menurut informasi ada satu korban karena tanah longsor," ujarnya. [rzk]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini