1.181 Personel Gabungan TNI-Polri Siaga Amankan Demo Tolak DOB Papua

Selasa, 10 Mei 2022 12:38 Reporter : Ya'cob Billiocta
1.181 Personel Gabungan TNI-Polri Siaga Amankan Demo Tolak DOB Papua Demo tolak DOB Papua di Jayapura. Antara

Merdeka.com - Sebanyak 1.181 personel gabungan dari TNI-Polri disiagakan untuk amankan aksi demo tolak daerah otonomi baru (DOB) yang dilakukan Petisi Rakyat Papua (PRP) di Jayapura.

"Personel TNI-Polri yang dikerahkan itu untuk mengamankan titik kumpul pendemo yang mengagendakan tolak daerah otonomi baru dan Otonomi Khusus (Otsus) Papua Jilid III," kata Kabag Ops Polresta Jayapura Kota Kompol Guruh Prawira Negara di Jayapura, Selasa (10/5). Dikutip dari Antara.

Ribuan personel TNI-Polri itu disiagakan di beberapa titik seperti Taman Imbi, Pertigaan Jaya Asri, Lingkaran Abe, Expo Waena serta di wilayah hukum Polsek Muara Tami.

Aparat keamanan berupaya membubarkan pendemo di beberapa titik sebelum mereka berkumpul lebih banyak.

"Masyarakat khususnya di Kota Jayapura diharapkan tidak terpancing dan terprovokasi dengan ajakan atau hasutan pendemo," terang Guruh.

Kapolsek Jayapura Selatan Kompol Hendrik Saru secara terpisah mengaku situasi kamtibmas di wilayahnya aman terkendali.

Aktivitas masyarakat di Distrik Jayapura Selatan berlangsung normal, walaupun anggota TNI-Polri masih bersiaga di pertigaan Jaya Asri, Entrop, kata Kompol Hendrik Saru.

Ujian Sekolah Dasar Tetap Digelar

Pelaksanaan ujian tingkat sekolah dasar di Kota Jayapura tetap dilaksanakan, meskipun terjadi aksi demo penolakan DOB.

Sementara itu, sebagian pertokoan di wilayah tersebut terlihat masih tertutup, namun aparat keamanan hingga kini masih melakukan penjagaan di titik-titik yang menjadi tempat berkumpulnya para demonstran.

Kepala SD Kalam Kudus Kota Jayapura Sutriyanto Budiman mengatakan, pihaknya mempercepat waktu ujian bagi anak-anak dari yang sebelumnya pukul 07.30-12.00 WIT menjadi 07.00-11.30 WIT.

"Ujian tetap berjalan hanya saja kami mempercepat waktunya," katanya pula.

Baca juga:
Gas Air Mata Bubarkan Demonstran Tolak Daerah Otonom Baru di Jayapura
Jabar Usul Daerah Otonomi Baru: Cianjur Selatan, Tasikmalaya Selatan dan Garut Utara
Pemuda Adat Papua Minta Pemerintah Percepat Pemekaran Wilayah
Soal Pemekaran Wilayah, KSP Sebut Pemerintah Terus Bangun Dialog dengan Rakyat Papua
Massa Datangi Kantor Bupati Mimika Dukung Pembentukan Provinsi Papua Tengah
Di Hadapan Mendagri, Megawati Kritik Rencana Pemekaran Daerah
Puan: RUU Pemekaran 3 Wilayah Baru untuk Angkat Harkat dan Martabat Masyarakat Papua

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Demo
  3. Pemekaran Wilayah
  4. Jayapura
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini