104 Rumah di Lebak Rusak Akibat Pergeseran Tanah

Selasa, 12 Februari 2019 12:49 Reporter : Dwi Prasetya
104 Rumah di Lebak Rusak Akibat Pergeseran Tanah 104 Rumah Rusak Akibat Pergeseran Tanah di Lebak. ©2019 Merdeka.com/Dwi Prasetya

Merdeka.com - Bencana pergeseran tanah terjadi di Kabupaten Lebak, Banten tepatnya di Kampung Jampang Cikuning dan Kampung Jampang Neglasari Desa Sudamanik. Sebanyak 104 rumah mengalami kerusakan akibat bencana tersebut.

Ukat (63) warga setempat mengatakan, pergeseran tanah mengakibatkan sejumlah bangunan rusak dengan kategori sedang dan berat. Terdapat empat rumah yang sebagian ruangannya ambruk.

"Bukan khawatir lagi gak bisa tidur kalau malam pintu gak ada di kunci semua," katanya saat ditemui wartawan, Selasa (12/2).

Bahkan pada saat hujan turun, seluruh warga melarikan diri ke luar rumah. Pasalnya mereka khawatir rumah ambruk akibat longsor. Ia menyampaikan pergeseran tanah terjadi setiap turun hujan.

"Setiap hujan pasti mulai retak-retak tanah," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Sudamanik Supriyadi mengatakan, kondisi ini terjadi semenjak tanggal 25 Januari 2019 lalu dan awal musim penghujan di bulan Desember 2018 lalu.

Dia berharap agar Pemerintah Daerah (Pemda) Lebak segera melakukan penelitian terhadap tanah di Kampung Jampang tersebut, supaya ada keputusan dan tidak menimbulkan kekhawatiran berkelanjutan.

"Kami khawatir tanah di kampung kami masih labil, sehingga bencana alam pergeseran tanah terjadi lagi. Makanya untuk segera melakukan penelitian," ujarnya.

Supriyadi mengatakan, untuk saat ini belum ada rencana untuk melakukan relokasi terhadap 368 jiwa di dua kampung tersebut. "Tapi yang kami persiapkan evakuasi takut ada kejadian buruk pas hujan. Kita masih menunggu rekomendasi," tutupnya. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini