10 Ribu Warga Solo Belum Terdaftar di JKN-KIS

Selasa, 22 Januari 2019 11:10 Reporter : Arie Sunaryo
10 Ribu Warga Solo Belum Terdaftar di JKN-KIS Ilustrasi BPJS Kesehatan. ©2016 merdeka.com/darmadi sasongko

Merdeka.com - Sedikitnya 10 ribu warga Kota Solo, belum terdaftar dalam program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Jumlah tersebut setara dengan 1,83 persen dari total kepesertaan sebanyak 553.510 jiwa.

"Kalau diprosentase yang belum terdaftar itu 1,83 persen atau 10.300 jiwa. Sedangkan jumlah total kepesertaan sebanyak 553.510 jiwa," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Siti Wahyuningsih, Selasa (22/1).

Menurut Siti, selama Januari 2019 ini kepesertaan JKN KIS sudah mencapai 530.821 jiwa atau setara 98,17 persen. Sehingga masih tersisa 1,83 persen warga yang belum terdata sebagai peserta JKN KIS.

Menurut Siti, ada beberapa faktor yang menyebabkan hal itu. Selain belum terdeteksi, kemungkinan lainnya, mereka sudah memiliki jaminan kesehatan lain di luar JKN-KIS. Namun sebagai penduduk Indonesia, mereka tetap wajib ikut jaminan kesehatan yang diselenggarakan pemerintah tersebut.

"Dinas Kesehatan sudah melakukan berbagai upaya. Sejak pertengahan Desember 2018, bayi yang baru dilahirkan sudah otomatis didaftarkan sebagai peserta peserta JKN-KIS yang dibiayai APBD," katanya.

Sehingga mereka terdaftar sebagai peserta JKN-KIS yang preminya bersumber dari APBD. Selain itu, pihaknya juga telah meminta perangkat wilayah untuk mendata warga mereka yang belum bergabung. Bagi peserta yang kurang mampu, Pemkot bersedia mengintegrasikan keanggotaan mereka sehingga pembayaran premi bisa ditanggung APBD. [fik]

Topik berita Terkait:
  1. BPJS
  2. BPJS Kesehatan
  3. Surakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini