1 Tahun Beraksi, Kawanan Pembobol Minimarket Akhirnya Diringkus di Karawang

Selasa, 23 Februari 2021 18:24 Reporter : Bram Salam
1 Tahun Beraksi, Kawanan Pembobol Minimarket Akhirnya Diringkus di Karawang Ilustrasi Pencuri. Ilustrasi shutterstock.com

Merdeka.com - Polres Karawang meringkus lima pelaku komplotan spesialis pembobolan minimarket lintas kabupaten. Lima pelaku yakni SR (48) dan M (46) warga Kecamatan Cikampek, S (32) warga Kecamatan Kotabaru, CH alias Tebe (23) dan RR alias Kiwong (21) asal warga Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta.

"Tiga pelaku diringkus di rumahnya di daerah Kecamatan Cikampek dan Kotabaru, Karawang. Sedangkan dua pelaku lainnya diringkus di daerah Kabupaten Purwakarta," kata Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra dalam konferensi pers di halaman Mapolres Karawang, Selasa (23/2).

Diketahui, tiga tersangka melakukan aksi pencuriannya di sebuah minimarket di daerah Desa Cengkong, Kecamatan Purwasari. Sedangkan dua tersangka lain melancarkan aksi pencuriannya di sebuah minimarket di Desa Cikampek Selatan, Kecamatan Cikampek dan minimarket di Desa Tegalwaru, Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang.

"Dari pengakuan pelaku, sudah berhasil membobol minimarket Alfamart sejak satu tahun terakhir. Para pelaku ini juga sudah menjalankan aksinya sebanyak delapan kali, tiga TKP ada di wilayah Kabupaten Karawang dan lima TKP yang lain ada di wilayah Kabupaten Purwakarta," terangnya.

Untuk TKP di tiga minimarket di Karawang, lanjut Rama, pelaku masuk ke dalam Alfamart dengan cara menaiki tembok dengan menggunakan tangga yang sudah dimodifikasi kemudian merusak atap dan menjebol plafon.

"Selanjutnya para pelaku membongkar brangkas kemudian mengambil seluruh uang yang ada di brangkas dan mengambil barang-barang di dalam Alfamart seperti roko, susu, kosmetik dan lainnya yang kini sudah kami amankan sebagai barangbukti kejahatan mereka. Alat perkakas, gerinda dan tangga modifikasi juga berhasil kami amankan," ungkapnya.

Selain itu, agar aksinya tidak terekam oleh kamera pengawas (CCTV) minimarket, para pelaku itu merusak serta mengambil alat perekam (DVR).

"Kerugian dari pihak Alfamart di 3 TKP berbeda-beda, total kerugiannya hampir Rp 100 jutaan. Pelaku melancarkan aksinya di pagi hari sebelum minimarket itu buka," jelasnya.

Akibat perbuatannya, para pelaku dikenakan Pasal 363 KUHPidana tentang Pencurian dengan Pemberatan dan Tindak Pidana pertolongan jahat atau tadah sesuai dengan Pasal 480 KUHPidana. Dengan ancaman pidana minimal 5 tahun dan maksimal 7 tahun penjara. [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini