1 Siswa MTs tewas tenggelam di kolam bekas tambang batu bara

Senin, 5 November 2018 08:00 Reporter : Saud Rosadi
1 Siswa MTs tewas tenggelam di kolam bekas tambang batu bara Lokasi seorang siswa MTs di Kukar tenggelam di kolam tambang batu bara. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Kolam bekas tambang batu bara di Desa Bukit Raya, Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, kembali menelan korban jiwa. A (13), tewas tenggelam. Dia jadi korban ke-31 nyawa melayang di kolam bekas tambang.

Keterangan diperoleh merdeka.com, peristiwa itu terjadi sekira pukul 14.30 WITA, Minggu (4/11). Korban awalnya sedang bermain bersama temannya di kolam bekas galian tambang batu bara itu.

Saat asyik bermain, belakangan A tenggelam. Teman-temannya, meminta bantuan warga sekitar, hingga akhirnya menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa di kolam itu.

"Korban bertambah. Siang tadi, Ari Wahyu Utomo, jadi korban ke-31," kata Dinamisator Jatam Kalimantan Timur, Pradarma Rupang dalam keterangan tertulis diterima merdeka.com, Senin (5/11) dini hari.

Dari penelusuran Jatam, korban merupakan siswa salah satu sekolah Madrasah Tsanawiyah. Selain itu, kolam bekas tambang menganga itu, diduga milik PT BBE. "Ini kedua kalinya korban meninggal di lubang tambang PT BBE yang ditelantarkan," ujar Rupang.

Rupang juga menerangkan, tidak ada penanda bahaya dan larangan di sekitar kolam itu. "Tidak ada papan pengumuman, pagar pembatas dan juga pos jaga," sebut Rupang.

Sebelumnya, Jatam juga melansir, lubang bekas galian tambang menganga dan menjadi kolam, terus jadi preseden buruk merenggut 30 nyawa yang didominasi anak-anak, sejak 2011 lalu. Korban ke-30, adalah siswa SMK di Kutai Kartanegara, Alif (18), yang tewas di kolam bekas tambang di desa Rapak Lambur, Minggu (21/10) lalu.

Sebelumnya diberitakan merdeka.com, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor punya pandangan berbeda soal 30 orang yang tewas di kolam bekas tambang itu. "Oh gitu. Sikap apa? Oh, enggak masalah. Nasibnya kasihan. Ikut prihatin. Pastilah ikut prihatin," kata Isran kepada wartawan, Selasa (23/10). [cob]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini