Waspada Penipuan Berkedok Pembaruan Layanan Tarif BRI, Saldo Rekening Bisa Terkuras

Minggu, 26 Juni 2022 16:05 Reporter : Merdeka
Waspada Penipuan Berkedok Pembaruan Layanan Tarif BRI, Saldo Rekening Bisa Terkuras Bank Rakyat Indonesia. © Wikimedia Creative Commons/Lofor

Merdeka.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BRI kembali mengingatkan nasabahnya soal penyebaran informasi HOAX, yang berujung pencurian data pribadi hingga menguras kantong rekening.

Modus tersebut masih marak terjadi dilakukan sejumlah oknum, utamanya melalui akun media sosial hingga nomor WhatsApp (WA).

"Pernah gak dapat chat WA dari seseorang yang mengatasnamakan BRI? Nah, wajib banget buat selalu berhati-hati terhadap informasi palsu (HOAX) yang mengatasnamakan BRI karena BRI tidak pernah melakukan Pembaharuan Layanan Tarif Baru melalui chat pribadi kepada nasabah," tulis BRI dalam pesan tertulis, Minggu (26/6).

"Akibat kurang awas, saldo rekening bisa terkuras. Waspada modus social engineering agar transaksi perbankanmu selalu aman."

Dijelaskan BRI, social engineering merupakan sebuah teknik memperoleh informasi rahasia/penting dengan cara menipu atau memanipulasi korban.

2 dari 2 halaman

Dilakukan Melalui Telepon

Social engineering umumnya dilakukan melalui telepon, media sosial dan internet. Tapi, bisa juga saat bertemu langsung.

Oleh karenanya, BRI meminta kepada seluruh pengguna bank untuk waspada terhadap setiap email, WhatsApp, telepon, alamat web/tautan, dan akun yang mengatasnamakan BRI.

"Hal lain yang ngga kalah penting yaitu pastikan tidak memberikan data pribadi kepada siapapun termasuk petugas BRI seperti PIN, User ID, Password, kode OTP, kode CVV/CVC, dan M-Token," imbuh BRI.

"Pastikan hanya menghubungi Contact BRI 14017/ 1500017, Sabrina 0812-12-14017 atau akun resmi social media BRI yang terverifikasi (centang biru/hijau)."

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

[idr]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini