OJK Dorong Lembaga Jasa Keuangan Punya Protokol Keamanan Siber

Selasa, 28 September 2021 14:30 Reporter : Merdeka
OJK Dorong Lembaga Jasa Keuangan Punya Protokol Keamanan Siber OJK. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional I DKI Jakarta dan Banten mendorong lembaga jasa keuangan memiliki protokol keamanan siber yang terintegrasi antarsistem. Ini diperlukan untuk mengantisipasi akibat serangan siber, bencana alam hingga bencana digital.

"Serangan siber bukan dari pihak individu yang sengaja dilakukan tapi bisa juga terjadi karena bencana alam maupun bencana digital," kata Kepala OJK Regional I DKI Jakarta dan Banten, Dhani Gunawan Idat dalam seminar daring terkait keamanan siber dikutip di Jakarta, Selasa (28/9).

Menurut dia, pertahanan siber yang terintegrasi untuk menciptakan stabilitas sistem keuangan. Saat ini, pihaknya mempertimbangkan untuk membentuk satuan tugas keamanan siber di industri jasa keuangan, protokol pencegahan, dan penanganan bencana digital.

"Tentunya kalau ini semakin komplit, regulasi dan protokol ini juga akan semakin memperkuat, memperkokoh ketahanan siber nasional," ujar Dhani.

Dhani memaparkan data ancaman keamanan siber dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang menyebutkan jumlah serangan siber naik empat kali lipat selama pandemi COVID-19 di Tanah Air.

Dari data BSSN itu, jumlah serangan siber periode Januari-Agustus 2020 mencapai 189,9 juta atau naik dibandingkan periode sama 2019 yang mencapai 39,3 juta.

Ancaman tersebut perlu diantisipasi mengingat terus berevolusi termasuk bagi sistem elektronik di Industri jasa keuangan.

Keamanan siber saat ini erat kaitannya dengan perkembangan digitalisasi termasuk di sektor lembaga jasa keuangan.

Baca Selanjutnya: Aturan OJK...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Perbankan
  3. OJK
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini