Bos BRI Janji Holding Ultra Mikro Jadi Sumber Pertumbuhan Baru

Rabu, 29 September 2021 16:00 Reporter : Dwi Aditya Putra
Bos BRI Janji Holding Ultra Mikro Jadi Sumber Pertumbuhan Baru Direktur Utama PT Bank BRI Sunarso. ©2020 Liputan6.com/Tira Santia

Merdeka.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI berhasil melakukan penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau right issue dengan perolehan dana penuh sebesar Rp96 triliun. Adapun jumlah tersebut tercatat dari perdagangan saham baru sebanyak 28,2 miliar saham.

Direktur Utama BRI, Sunarso menjanjikan kepada pemegang saham bahwa melalui Holding Ultra Mikro ini akan memberikan kepastian sumber pertumbuhan baru yang sustain di masa kini dan juga masa depan. Apalagi right issue untuk pembentukan Holding Ultra Mikro ini mengalami oversubscribe 1,53 persen.

"Sehingga bagi publik, pasti akan menikmati peningkatan, seluruh proses peningkatan ekonomi value yang dibentuk oleh ekosistem ini," ujarnya dalam acara IDX Opening Bell: Right Issue BRI, Rabu (29/9).

Sunarso pun berterimakasih kepada para investor yang mempercayai BBRI sebagai tempat untuk menumbuh kembangkan investasinya. Hal ini, lanjut dia, akan menggairahkan situasi yang penuh tantangan di tengah pandemi Covid-19.

"Kita rasanya seperti kaya dapat angin segar, udara segar kemudian untuk tetap optimis bahwa ekonomi kita akan bisa bangkit dan dipercaya pula oleh investor baik domestik maupun global. Kami komit untuk memenuhi aspirasi ini," tutupnya.

Sebelumnya, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi menyebut, right issue yang dilakukan oleh BRI tercatat sebagai yang terbesar di Indonesia. Ini juga menjadi tertinggi di kawasan Asia Tenggara serta menduduki peringkat ketiga tertinggi di Asia dan masuk tujuh besar di seluruh dunia sejak 2009.

"Saya mau wakili Bursa Efek Indonesia mengucapkan selamat atas right issue PT Bank Rakyat Indonesia yang telah diperdagangkan sejak 13 September 2021 lalu. Right issue ini mencatatkan sejarah baru dalam pasar modal Indonesia. Di mana dengan jumlah yang telah diperdagangkan mencapai 28,2 miliar saham dan nilai transaksi mencapai Rp96 triliun," kata dia dalam acara IDX Opening Bell: Right Issue BRI, Rabu (29/9). [idr]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini