Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pakar grooming berikan motivasi pada mahasiswa Universitas Gunadarma

Pakar grooming berikan motivasi pada mahasiswa Universitas Gunadarma Pakar grooming Yuliana F Hartanto berikan motivasi kepada mahasiswa Gunadarma. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Perubahan zaman merupakan salah satu topik pembicaraan yang paling sering dibahas belakangan ini. Namun sedikit di antara kita yang menyadari, bahwa yang perlu kita lakukan adalah mengakui perlunya perubahan dalam diri.

Melihat hal tersebut, KLN Network bekerja sama dengan Universitas Gunadarma (UG)menggagas sebuah acara bertajuk 'The Future Talks'. Acara tersebut digelar di sela Pengenalan Program Studi dan Program Pendidikan Tinggi (PPSPPT) di ‎Auditorium UG, lantai 12 Kampus K, Karawaci, Tangerang, Banten.

Acara tersebut, menghadirkan Yuliana F Hartanto, pendiri dan coach dari guru grooming sebagai pembicara tunggal untuk memberikan motivasi diri kepada mahasiswa-mahasiswi baru.

"Grooming itu, artinya meningkatkan kualitas diri dan meng-update diri biar tidak lemot, memaksimalkan diri, sehingga kita memiliki standar dalam hidup ini," ujar Yuliana dalam diskusi beberapa waktu lalu.

pakar grooming yuliana f hartanto berikan motivasi kepada mahasiswa gunadarma

Pakar grooming Yuliana F Hartanto berikan motivasi kepada mahasiswa Gunadarma ©2017 Merdeka.com

Menurutnya, setiap individu perlu menghargai diri sendiri. Salah satu caranya, melakukan grooming. Grooming adalah ilmu berbenah diri tujuannya untuk meningkatkan kualitas diri mencapai titik standar.

Ada berbagai macam aspek di dalam ilmu grooming, kata Yuliana yaitu, etika dan ilmu pengembangan kepribadian atau kemampuan menempatkan diri di setiap lapisan masyarakat.

"Ilmu percaya diri, ilmu merawat diri, meliputi make up, body grooming, dan dress for success. Dan tak kalah penting, ilmu berkomunikasi atau presentasi dan parenting," ucap dia.

Dengan grooming, mahasiswa pun terbantu dalam menuju tangga kesuksesan di masa mendatang. Selain itu mereka nantinya lebih percaya diri dalam menjalani rutinitas sehari-hari

‎"Karena dalam hidup ini ada tata cara untuk melakukan yang benar, dengan cara inilah (grooming), orang perlu tahu, selama ini kita tidak tahu cara makan yang benar itu bagaimana, cara berjalan, cara berpakaian, dan berdandan yang benar," kata Yuliana.

"Pertama kali bertemu orang, grooming kita diperhatikan. Sehingga, kesan pertama sangat penting. Makanya, harus diperhatikan groomingnya, seperti etika, sikap, kita pembawaannya, percaya diri," bebernya mencontohkan.

‎Untuk itu, Yuliana mencontohkan kehidupan seperti pelangi. Sebab, orang sukses adalah yang mampu mengatur dan menciptakan pelangi mereka sendiri.

"Ada tujuh grooming di setiap manusia, seperti punya paket komplet. Jadi, tambahkan seperti pelangi warna-warni kehidupan dalam kehidupan kita," katanya.

pakar grooming yuliana f hartanto berikan motivasi kepada mahasiswa gunadarma

Pakar grooming Yuliana F Hartanto berikan motivasi kepada mahasiswa Gunadarma ©2017 Merdeka.com

"Boleh pintar, misalnya pintar ilmu komputer, manajemen. Tidak akan sukses jika perilaku kita mudah marah, mudah tersinggung, karakter jelek, dan jangan harap punya masa depan yang bagus. Kalau punya karakter jelek, cepat diperbaiki, dijamin Anda akan sukses. Jika kesuksesan hasil dari warisan keluarga, jangan harap bisa masa depan cerah, sifat yang harus diperbaiki, seperti etika, karakter, dan attitude," urainya.

Dengan demikian, kunci untuk mencapai kelengkapan dalam kehidupan hanyalah diri sendiri. Anda bisa sukses, bila berkeinginan untuk sukses.

"Suksesnya bukan di tangan siapa-siapa, tapi di tangan diri sendiri. Jadi, kita harus bisa mengupayakan kesuksesan tersebut," jelasnya.

Di dalam acara tersebut, pemaparan Yuliana mendapat atensi dari ratusan mahasiswa baru UG yang hadir. ‎Salah seorang mahasiswa Jurusan Manajemen UG, Rifki Faturohman, mengatakan, dirinya mendapatkan pengalaman baru dan sangat bermanfaat untuk meraih masa depan.

"Acara tadi itu, banyak banget manfaatnya buat kita, mulai dari busana kita, biar tahu cara berpakaian, cara menyapa orang, dan cara perilaku kita. Selain itu, saya makin optimis untuk menjalani hidup menuju kesuksesan," ujarnya.

Hirli Aldian, mahasiswa Jurusan Arsitektur juga mengaku kini pola pikirnya lebih terbuka setelah mendengarkan penjelasan dari Yuliana.

"Pastinya lebih terbuka buat kita. Jadi kiranya ada kekurangan dari kita bisa diperbaiki lagi. Jadi pola pikir kita terus bertambah dengan adanya kegiatan tadi, dan makin optimis menjalankan kehidupan untuk menuju masa depan dan mengejar cita-cita di kampus ini," ungkapnya.

‎"Kita juga sudah tahu bagaimana cara kita menghadapi dunia luar dan melihat diri kita sendiri sendiri," pungkasnya. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP