Soal RUU Pilkada, PKS dinilai setia buta pada Prabowo

Reporter : Juven Martua Sitompul | Senin, 8 September 2014 15:11




Soal RUU Pilkada, PKS dinilai setia buta pada Prabowo
Diskusi putusan MK. ©2013 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Sikap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dianggap salah satu bentuk kesetiaan yang buta kepada koalisi Prabowo-Hatta. Pasalnya PKS tiba-tiba berbalik arah memutuskan menolak pilkada langsung dan mendukung pilihan Koalisi Merah Putih yakni pemilihan lewat DPRD.

"Ini kesetiaan yang buta terhadap koalisi Merah Putih," kata Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti dalam diskusi bertajuk 'Menolak Warisan RUU Anti Reformasi dari Rezim SBY: Pilkada via DPRD' di Jakarta, Senin (8/9).

Ray juga merasa heran dengan sikap PKS. Sebab, kata dia, dengan mengambil sikap seperti itu, kadernya justru tidak akan memiliki kesempatan menjadi kepala daerah.

Menurutnya, kalau dilihat peta secara nasional PKS berada pada no 4 atau 5, dengan PKS kecil kemungkinan akan mendapatkan kursi kekuasaan di tingkat daerah.

"Jika mereka tetap menolak pemilihan langsung dan tetap memilih diserahkan ke DPRD, kadernya mereka ga akan dapat kursi dan ga akan menjadi kepala daerah, pikir ulang deh," tegasnya.

Ray mengungkapkan, jika dilihat dari sisi idealnya keputusan yang diambil PKS tidaklah menguntungkan. Dia menambahkan, hal ini secara kasat mata akan menguntungkan pihak PDIP yang memiliki kekuasaan di parlemen hampir 50 persen.

"Dari alasan ideal tidak menguntungkan, yang menguntungkan justru kepada PDIP. Kalo setia setialah tapi jangan buta gitu," pungkas Ray.

[ren]



Komentar Anda


MOST POPULAR

Back to the top
LATEST UPDATE

{POPUP_EXIT}