Sekjen PDIP: Tak benar Megawati restui Jokowi nyapres

Reporter : Sukma Alam | Selasa, 4 Maret 2014 11:12




Sekjen PDIP: Tak benar Megawati restui Jokowi nyapres
Tjahjo Kumolo. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) membantah jika Ketua Umumnya, Megawati Soekarnoputri telah merestui Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo maju sebagai calon presiden. Meski demikian, partai menegaskan keputusan capres dan cawapres bakal diumumkan setelah Pemilihan Legislatif 9 April selesai.

"Dari pemberitaan yang berkembang hari ini yang menyatakan bahwa Ibu Ketua Umum PDI Perjuangan telah menetapkan capres, sama sekali tidak benar," ujar Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo dalam pesan singkat kepada wartawan di Jakarta, Selasa (4/3).

Dia menjelaskan, PDIP tengah menyiapkan berbagai macam strategi untuk mengantisipasi perkembangan dinamika politik nasional maupun internasional. Meski begitu, jika ada isu penetapan capres Jokowi dan isu penyusunan kabinet jauh sebelum pemilu berlangsung tidak pernah dilakukan partainya.

"Isu soal nama-nama kabinet bayangan di dalam sistem presidensial, penyusunan kabinet merupakan hak prerogatif presiden terpilih. DPP PDI Perjuangan lebih memfokuskan diri dalam memenangkan pemilu legislatif dahulu, dari pada sekedar bicara tentang orang per orang untuk jabatan menteri," tutur dia.

"Kami menyakini bahwa momentum yang tepat untuk mendeklarasikan capres bukanlah momentum yang tepat untuk disampaikan saat ini," tambah dia.

Baca juga:
Jokowi mau Nyapres? Ingat 31 janji ini semasa kampanye
Spanduk 'antar Jokowi Presiden' hiasi Surabaya
'10 Tahun oposisi, PDIP susun kabinet ngebet masuk pemerintahan'
Diisukan jadi cawapres Prabowo, Din bilang Alhamdulillah
Sidarto: Kalau deklarasi sebelum Pileg, PDIP menang banyak

[tyo]



Komentar Anda


MOST POPULAR

Back to the top
LATEST UPDATE

{POPUP_EXIT}