Sering jadi faktor kecelakaan, Daihatsu kasih tips soal ban ke komunitas mobilnya

Senin, 23 Juli 2018 09:04 Reporter : Syakur Usman
Sering jadi faktor kecelakaan, Daihatsu kasih tips soal ban ke komunitas mobilnya daihatsu indonesia beri pelatihan soal ban. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Perangkat ban menjadi fokus dalam program Daihatsu Club Auto Clinic 2018 yang digelar di Karawang, akhir pekan lalu. Kegiatan edukasi kendaraan bagi Sahabat Klub Daihatsu ini memiliki tema "Defensive Driving for Daihatsu Club. Batch 2 program ini diikuti oleh Terios Indonesia dan Daihatsu Xenia Indonesia Club (DXIC) dengan materi pentingnya kondisi ban kendaraan. Sekitar 40 peseta meramaikan kegiatan tersebut.

Program ini sudah menginjak tahun kedua dan akan diadakan dalam 7 batch yang di tahun ini didukung oleh GT-Radial.

Ben Faqih, Executive Coordinator People Development-CSVC PT Astra Daihatsu Motor, menjelaskan Daihatsu Club Auto Clinic batch kedua dibagi menjadi dua sesim yaitu in class sharing dan practice. Daihatsu mengangkat tema pentingnya kondisi ban kendaraan, karena melihat banyaknya tingkat kecelakaan yang terjadi akibat kondisi ban yang buruk.

"Kami berharap dengan sharing ini dapat memberikan edukasi kepada rekan sahabat klub Daihatsu untuk lebih bijaksana dan antisipatif dalam berkendara," ujar Ben Faqih. Hadir pula Adang Apandi, Senior Manager R&D Department PT Gajah Tunggal Tbk.

Terkait kondisi ban, berikut hal-hal yang harus diperhatikan sehingga berkendara menjadi aman dan nyaman:

Pertama, Tekanan angin.
Tekanan angin yang tidak sesuai bukan hanya dapat mengganggu kenyamanan saat berkendara. Namun, juga dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan, seperti ketika tekanan angin kurang, akan terjadi gaya gesekan yang tinggi dan dapat berakibat panas pada ban sehingga berpotensi menyebabkan terjadinya ban robek atau meletus akibat panas.

Kedua, Ketebalan ban mobil.
Saat ban sudah tipis, akan kehilangan daya traksi dan memudahkan terjadinya tergelincir ketika berkendara. Disarankan apabila ban mobil sudah tipis segera diganti dengan ban yang baru untuk menghindari risiko kecelakaan.

Ketiga, Masa pakai ban.
Ban yang baik digunakan antara 3-5 tahun, meskipun kembangan karet ban masih tebal sebaiknya harus diganti, dikarenakan menurunnya kenyamanan berkendara.

Budi Syarifudin, peserta dari Terios Indonesia, mengapresiasi acara ini dengan harapan dilanjutkan pada tahun mendatang.

"Saya awalnya ikut klub mobil Daihatsu ingin mencari teman sesama penyuka mobil Terios. Saya tidak menyangka ada Auto Clinic dari Daihatsu yang disediakan untuk anggota klub. Acaranya keren dan edukatif sekali. Saya berharap acara seperti ini bisa diadakan kembali di tahun yang akan datang, ujar pemilik Terios tahun 2015 ini. [sya]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini