R&D Daihatsu: kami akan buat Xenia bisa bertahan terhadap kompetitor

Selasa, 28 Agustus 2018 06:00 Reporter : Syakur Usman
R&D Daihatsu: kami akan buat Xenia bisa bertahan terhadap kompetitor Daihatsu Xenia Custom. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Daihatsu Indonesia sedang mengembangkan model baru Daihatsu Xenia, yang sedang dalam tekanan kompetitor Mitsubishi Xpander di pasar small MPV Indonesia. Pengembangan ini dilakukan di fasilitas riset dan pengembangan (R&D Center) milik PT Astra Daihatsu Motor (ADM) di Karawang, Jawa Barat.

Djoko Rahardjo, EC Product Planning Division Research and Development Directorate ADM, pada Merdeka.com, mengaku, intinya kami akan mencoba membuat Xenia bisa bertahan terhadap kompetitor. Sayang, Djoko tidak bersedia membeberkan lebih lanjut rencana pengembangan baru Xenia yang dikenal sebagai mobil sejuta umat bersama model kembarnya, Toyota Avanza.

Menurutnya, pengembangan baru Daihatsu Xenia dilakukan untuk mengantisipasi perkembangan pasar di segmen small MPV, serta produk kompetitor seperti Mitsubishi Xpander. Pertimbangan lainnya, kondisi permintaan terhadap produk Xenia itu sendiri.

New Daihatsu Xenia Custom ©2017 Merdeka.com/M Syakur Usman

Menurutnya, pengembangan model baru dari produk populer seperti Xenia tidaklah mudah. Tantangannya beragam mulai dari kompetisi dengan merek lain, regulasi, dan lain-lain. Maka itu, pihaknya memperkuat R&D Centernya di Karawang. Saat ini fasilitas R&D Daihatsu Indonesia memiliki sumber daya manusia 200 orang.

Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran ADM, pernah mengakui performa luar biasa yang dicapai pesaing Xenia, Mitsubishi Xpander yang bisa mencatat penjualan rata-rata sekitar 6 ribu unit per bulan sejak dipasarkan Agustus tahun lalu.

"Secara fair harus saya acungkan jempol kinerja luar biasa Xpander," ujarnya.

Namun, sebagai pabrikan otomotif terbesar kedua di Indonesia, pihaknya akan tetap berkembang di tengah kompetisi ini. Amelia menegaskan Daihatsu Indonesia tetap memasarkan produk yang sudah ada karena tidak ada produk baru dalam waktu dekat.

Berdasarkan penjualan ritel periode Januari-Juli 2018, Daihatsu Indonesia mencatat penjualan 111.519 unit. Naik 8 persen dari periode sama tahun lalu. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, Xenia tidak lagi menjadi kontributor terbesar. Karena kini model terbesar Daihatsu adalah Sigra dan Gran Max Pick Up. Xenia kini menjadi kontributor ketiga dengan rata-rata penjualan per bulan hanya 2.000-2.500 unit.

Lengkapnya, Sigra memiliki total penjualan 28.029 unit atau berkontribusi 25 persen. Disusul Gran Max Pick Up sebanyak 22.712 unit (20 persen) dan Xenia sebesar 19.053 unit (17 persen). Ayla berada di peringkat kelima dengan 13.798 unit (13 persen), serta Gran Max Mini Bus 8.726 unit (8 persen). Sementara untuk Luxio, Sirion, dan Hi-Max, berkontribusi total sebesar 3.256 unit (3 persen). [sya]

Topik berita Terkait:
  1. Daihatsu Xenia
  2. Mobil MPV
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini