Perusahaan Pembiayaan Ini Tolak Biayai Kredit Mobil China dan Korea

Senin, 17 Februari 2020 15:02 Reporter : Syakur Usman
Perusahaan Pembiayaan Ini Tolak Biayai Kredit Mobil China dan Korea RUPS Mandiri Utama Finance 2020. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Mandiri Utama Finance (MUF), perusahaan pembiayaan produk otomotif anak usaha Bank Mandiri, masih tidak mau membiayai mobil merek China dan Korea di Indonesia. Salah satu pertimbangannya faktor harga jual kembali atau resale value mobil-mobil tersebut yang cenderung rendah di pasar mobil bekas.

"MUF belum bisa membiayai kredit mobil China dan Korea, karena kami masih melihat resale value dari merek-merek tersebut. Saat ini portofolio pembiayan produk kami masih merek-merek utama dan beberapa merek Eropa," kata Stanley Setia Atmadja, Direktur Utama MUF, usai rapat umum pemegang saham perseroan di Plaza Mandiri Jakarta, Senin (17/2).

Kata Stanley, pihaknya masih memerlukan satu benchmark soal resale value mobil dari kedua negara yang sudah terbentuk di pasar dan secara statistik bisa diantisipasi oleh perusahaan pembiayaan seperti MUF.

Sejak dua tahun terakhir, pasar otomotif Indonesia kedatangan mobil merek China seperti Wuling dan DFSK. Sementara mobil merek Korea sudah lama bermain di pasar Indonesia lewat merek Hyundai dan KIA.

1 dari 1 halaman

Pertimbangkan Biayai Kredit Mobil Hybrid dan Listrik

fasilitas quick charging mitsubishi outlander phev

2019 Merdeka.com

Terkait pembiayaan mobil ramah lingkungan seperti mobil berteknologi hybrid dan listrik, Stanley mengaku secara umum pihaknya menyambut baik mobil-mobil ramah lingkungan ini ke Indonesia. Selain karena faktor tren dan teknologi yang mengarah ke energi ramah lingkungan.

Menurutnya, MUF masih melihat pasar mobil ramah lingkungan dan model-modelnya belum banyak dipasarkan di Indonesia.

"Bila tiba saatnya, kami akan masukkan mobil ramah lingkungan seperti mobil hybrid dan mobil listrik dalam portofolio produk/layanan MUF. Kami masih melihat merek dan tipe mobil ramah lingkungan apa saja yang pantas kami biayai," ucapnya.

Jamak diketahui, beberapa pabrikan sudah memasarkan mobil hybrid dan mobil listrik di Indonesia. Seperti Toyota Alphard Hybrid, Mitsubishi Outlander PHEV, Hyundai Ionic, dan sebagainya.

[sya]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini