Pertamina Sangat 'Pede' Perkuat Pasar Produk Pelumas di Australia

Sabtu, 25 Juli 2020 18:08 Reporter : Syakur Usman
Pertamina Sangat 'Pede' Perkuat Pasar Produk Pelumas di Australia Pertamina Lubricants dukung tim balap Lamborghini pada 2020 dan 2021. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Australia menjadi salah satu negara tujuan ekspor yang strategis bagi PT Pertamina Lubricants, yang memiliki gol besar berjaya di pasar pelumas dunia.

Di Negeri Kangguru ini, Pertamina Lubricants bahkan memiliki kantor perwakilan, tepatnya di Sydney.

Potensi pasar produk pelumas Pertamina semakin besar, setelah pemerintah Indonesia dan Australia meneken kesepakatan perdagangan bebas atau free trade agreement (FTA) pada tahun lalu.

Imbas FTA ini adalah produk-produk Indonesia tidak dikenai beamasuk alias nol persen di Australia, begitu juga sebaliknya.

Bagaimana rencana Pertamina Lubricants memanfaatkan FTA Indonesia-Australia tersebut?

Sinung Wikantoro, Coordinator of Product Development Specialist Pertamina Lubricants, mengatakan FTA Indonesia-Australia merupakan pendorong baru bagi pasar ekspor pelumas Pertamina. Namun, Pertamina Lubs terus-terang belum bisa memaparkan strategi atau rencananya memanfaatkan FTA ini.

Namun, kata dia, Pertamina Lubs sangat siap menggarap pasar Australia dari sisi produk, teknologi, dan formulasi produk pelumasnya.

"Faktanya, kami banyak menerima permintaan dari pasar Australia soal produk pelumas, sehingga kami juga menyiapkan formula dan produk khusus untuk Australia," kata Sinung saat menjawab pertanyaan Merdeka.com dalam diskusi virtual, kemarin siang (25/7).

Bahkan, kata Sinung, Pertamina Lubs akan meluncurkan produk pelumas khusus Australia dalam waktu dekat. Jumlahnya mencapai puluhan.

Selain Australia, saat ini produk pelumas Pertamina sudah menjangkau pasar ekspor 17 negara. Seperti Singapura, Malaysia, Filipina, India, Vietnam, Kamboja, Nepal, dan Cina. Kemudian Thailand, Bangladesh, Afrika Selatan, Nigeria, Yaman, Italia, Timor Leste, dan Jepang.

Bahkan di Thailand, Pertamina Lubs memiliki pabrik sendiri yang diplot sebagai hub di Asia dengan nama Pertamina Lubricants (Thailand) Co Ltd.

1 dari 1 halaman

Modal Besar Pertamina Lubricants

pertamina

©2019 Merdeka.com

Menurut Sinung, di pasar pelumas dunia, Pertamina berada di peringkat ke-15, setelah Petronas di peringkat 14 dan Gulf Oil (13). Sementara pemain nomor satu di dunia adalah Shell, disusul Exxon Mobil di peringkat ke-2, BP (3), Total (4), dan Chevron (5).

"Salah satu alasan yang membuat kami 'pede' masuk ke pasar global, selain kami menguasai domestik, adalah karena kami memiliki rasional buyer di segmen industri, seperti Freeport, Holcim, Sinarmas, Mitsubishi, Honda, Toyota, dan sebagainya. Mereka melakukan studi jangka panjang sebelum membeli atau mempercayakan produk pelumas Pertamina, seperti efisiensi bahan bakar, performa mesin, dan sebagainya," katanya.

Modal besar lain Pertamina Lubs 'pede' ke pasar global adalah sejak 2015 Pertamina menjadi technical partner pabrikan supercar asal Italia, Automobili Lamborghini. Produk pelumas Pertamina, seperti merek Fastron, digunakan di ajang balap GT3 dan Super Trofeo Championship tahun 2020 dan 2021.

[sya]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini