Perluas Pasar Mobil Listrik, Mitsubishi Bangun 16 Quick Charger Senilai Rp8 Miliar

Selasa, 26 November 2019 15:56 Reporter : Syakur Usman
Perluas Pasar Mobil Listrik, Mitsubishi Bangun 16 Quick Charger Senilai Rp8 Miliar Fasilitas quick charging Mitsubishi Outlander PHEV. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Tak ingin terjebak dalam idiom 'antara telor dan ayam', Mitsubishi Motors Indonesia inisiatif membangun fasilitas pengisi daya cepat (quick charger) ruang publik seperti areal parkir Plaza Senayan di Jakarta Selatan, Selasa (26/11).

Inisiatif Mitsubishi Motors Indonesia ini dilaksanakan untuk memperluas pasar kendaraan listrik di Indonesia, khususnya penjualan Mitsubishi Outlander PHEV yang dipasarkan Juli lalu.

Yuta Yamashita, PHEV Task Force Leader PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), menjelaskan pembangunan fasilitas quick charger di ruang publik seperti areal parkir di pusat perbelanjaan akan diperbanyak di masa mendatang. Termasuk rencana pembangunan fasilitas serupa di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Menurutnya, dengan peresmian quick charger di Plaza Senayan, maka total quick charger Mitsubishi bertambah jadi 16 lokasi di Indonesia. Rinciannya, 14 quick charger di 14 diler resmmi di kawasan Jabodetabek dan Bali. Serta satu lagi di kantor pusat MMKSI di Pulomas, Jakarta Timur.

"Nilai investasi fasilitas quick charger di Plaza Senayan sekitar Rp 500 juta. Sedangkan di beberapa diler, nilai investasinya bervariasi, antara lain tergantung lokasi. Tapi jika dirata-rata, investasi quick charger di diler sama dengan di Plaza Senayan," katanya.

1 dari 1 halaman

Investasi satu quick charger Rp 500 juta

 /></p>
<p style=2019 Merdeka.com

Bila nilai investasi satu quick charger Rp 500 juta, maka total investasi untuk 16 quick charger itu setara Rp 8 miliar, menurut perhitungan Merdeka.com.

Fasilitas quick charger di Plaza Senayan merupakan tipe CHAdeMO (DC), yang mampu mengisi baterai mobil listrik Outlander PHEV hingga 80 persen selama 25 menit. Fasilitas quick charger ini diproduksi oleh Delta Co asal Taiwan.

Pembangunan fasilitas ini untuk mendukung penjualan mobil listrik Mitsubishi Outlander PHEV di Indonesia. Dipasarkan sejak Juli lalu, Outlander PHEWV dijual Rp 1,28 miliar (on the road Jakarta).

Secara global, total penjualan Outlander PHEV per Oktober tahun ini mencapai 229 ribu unit. Eropa merupakan pasar yang terbesar dengan volume penjualan 155.805 unit. Yang kedua, Jepang 52.256 unit, Amerika Utara 15.731 unit, Australia dan Selandia Baru 4.409 unit, dan lain-lain 1.012 unit.

[sya]
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini